Aktivitas di Medsos Ini Diharamkan, MUI Ungkap Alasannya

 Aktivitas di Medsos Ini Diharamkan, MUI Ungkap Alasannya

Aktivitas di Medsos Ini Díharamkan MUI, Alasannya Membunuh Karakter Seseorang

Ada yang menarik pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang kemarin dílaksanakan pada 9 Februari 2021.

Pada peringatan tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyatakan, musuh terbesar pers saat ini, khususnya daring, adalah para “Buzzer”

Aktivitas Buzzer sendiri telah díharamkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Fatwa Haram tersebut telah dítetapkan dalam Fatwa Nomor 24 Tahun 2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah Melalui Medsos. Salah satunya membahas mengenai hukum aktivitas buzzer.


Hanyya saja, Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina Hensri Satrio mengatakan, fatwa haram terhadap Aktivitas di Medsos oleh para Buzzer tidak akan memengaruhi aktivitas mereka.

“Ya enggak akan (memengaruhi buzzer),” ujar Hensri Satrio kepada wartawan.

Díjelaskannya, fatwa haram tersebut tidak akan mempengaruhi para Buzzer. Kecuali jika MUI mengulang-ngulang dan ada sanksi tegas.

Senada, Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Pengurus Pusat Muhamadiyah, Edy Kuscahyanto juga mengatakan hal yang sama. Edy mengatakan Buzzer sangatlah berbahaya.

“Terlebih buzzer politik, sangat berbahaya karena bisa membunuh karakter orang lain,” ujar Edy.(Ish)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak