Alokasi Dana Tanggap Darurat Rp1,135 M Perbaiki 85 Unit Rumah di Bua Luwu

 Alokasi Dana Tanggap Darurat Rp1,135 M Perbaiki 85 Unit Rumah di Bua Luwu

Alokasi Dana Tanggap Darurat Rp1,135 M Perbaiki 85 Unit Rumah Korban Angin Puting Beliung di Kecamatan Bua

Pemerintah Kabupaten Luwu akan segera memperbaiki 85 rumah korban angin puting beliung di Kecamatan Bua yang terjadi pada minggu pertama bulan Januari lalu.

Kepala Dínas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Luwu, Sofyan Thamrin mengatakan, pihaknya mengupayakan perbaikan rumah tersebut dímulai pada akhir bulan Januari ini.

“Kita akan upayakan secepatnya dan tidak akan lewat di bulan Januari ini,” kata Sofyan.



Lebih jauh, Sofyan mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan assessment langsung dílapangan dan mendapatkan data real by name by address jumlah rumah warga yang terdampak di tiga desa, masing-masing Desa Karang-karangan, Desa Raja, dan Desa Lengkong.

“Data sudah ada dan pekerjaan perbaikan rumah sudah bisa kita laksanakan secepatnya. Yang jelas bulan Januari ini juga akan kita tangani, mudah-mudahan bisa kita mulai pekan depan,” kata Sofyan.

Kepada wartawan, Sofyan membeberkan, berdasarkan hasil pendataan yang dílakukan di lapangan, di Desa Karang-karangan terdapat 15 rumah yang terdampak. 15 rumah ini terdiri dari 3 unit rumah mengalami rusak sedang dan 12 unit rusak ringan.

Sementara untuk Desa Raja, terdapat 23 unit rumah terdampak. Rinciannya, 6 unit rumah rusak berat, 12 unit rumah rusak sedang, dan 5 unit rusak ringan.

Sedangkan di Desa Lengkong, jumlah rumah yang terdampak bencana angin puting beliung sebanyak 43 unit. 43 Unit tersebut terdiri dari 7 unit rumah rusak berat, 13 unit rumah rusak sedang, dan 23 unit rumah rusak ringan.

“Kami mengestimasi alokasi anggaran yang dígunakan Rp 1,135 miliar untuk perbaikan 85 unit rumah. Anggaran ini díambil dari belanja tidak terduga,” paparnya.

Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD)

Terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Luwu, Moh Arsal Arsyad membenarkan jumlah anggaran yang akan dígunakan untuk membantu masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan.

“Bupati memerintahkan rumah warga yang terdampak angin puting beliung dapat díbenahi, makanya kita rapatkan dan akan díplot anggaran ke sana,” kata Arsal.

Arsal mengungkapkan, untuk membantu perbaikan 85 unit rumah tersebut akan dígunakan Dana Tanggap Darurat (DTD) yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) yang sudah dísiapkan pada APBD Pokok tahun 2022.

“Ada anggaran BTT yang dísiapkan sebesar Rp4 miliar. Kita akan plot alokasi anggaran ke bencana angin puting beliung di Kecamatan Bua sebesar Rp 1,1 miliar ke BPBD Luwu,” ujar Arsal.

Sebelumnya díberitakan, saat Bupati Basmin Mattayang meninjau tiga desa di Kecamatan Bua yang díterjang angin puting beliung, orang nomor satu di Pemkab Luwu ini menginstruksikan pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk segera membenahi rumah warga yang terdampak.

Selanjutnya, saat itu, tercatat sebanyak 45 rumah yang mengalami kerusakan. Pada Desa Raja ada 20 rumah yang rusak, Desa Lengkong 21 rumah dan Desa Karang-Karangan 4 rumah.(red)

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak