Bandara Buntu Kunik Tana Toraja Siap Diresmikan Jokowi

 Bandara Buntu Kunik Tana Toraja Siap Diresmikan Jokowi

Presiden Jokowi dijadwalkan akan meresmikan dua infrastruktur di Sulawesi Selatan. (ft.humas_Sulsel)


Bandara Buntu Kunik Tana Toraja Siap Díresmikan Jokowi Besok Lusa

Bandara Buntu Kunik Tana Toraja dan Tol Layang AP Pettarani Makassar akan díresmikan Kamis, 12 November 2020.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Abdul Hayat Gani mengatakan, informasi dari Pelaksana Tugas Kepala Biro Protokol Istana, Jusuf Permana, Presiden Jokowi dísebutkan akan meresmikan dua infrastruktur tersebut.

Selain peresmian Bandara Buntu Kunik Tana Toraja dan Tol Layang AP Pettarani Makassar, Jokowi juga akan menyerahkan Bantuan Presiden (Banpres) produktif untuk UMKM.


Menteri PPPA Kunjungi Lutra, Ini Agendanya

Olehnya, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, menyampaikan apresiasinya atas kesediaan Presiden Jokowi meresmikan Bandara Buntu Kunik dí Tana Toraja dan Tol Layang AP Pettarani. Ia mengungkapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel siap menyambut kedatangan Presiden.

Pemprov Sulsel juga akan menyiapkan mobil PCR, sehingga mereka yang mendampingi atau masuk ke lokasi acara akan díswab terlebih dahulu, untuk memastikan mereka bebas Covid-19.

Sekedar informasi, Bandara Buntu Kunik díbangun di atas tanah seluas 141 hektare. Adapun panjang landasan pacu pada tahap awal sepanjang 1.600 meter yang bisa dídarati pesawat jenis ATR. Kemudian apron seluas 94,5 x 67 meter dan taxiway 124,5 x 15 meter. Sedangkan luas bangunan terminal sekitar 1.000 meter persegi yang mampu menampung 150 penumpang.

Pada tahun 2018, pembangunan tahap I dílanjutkan oleh pemerintah pusat hingga akhirnya rampung pada pertengahan tahun 2020. Pesawat milik maskapai Wings Air menjadi pesawat komersial pertama yang mendarat dí Bandara Toraja pada tanggal 20 Agustus 2020. Pendaratan pesawat jenis ATR/72-600 itu dílakukan usai uji coba lintasan dengan pesawat jenis kalibrasi Hawker 900 XP milik Kementerian Perhubungan pada pekan sebelumnya.

Untuk pembangunan pada tahap selanjutnya, akan dílakukan perpanjangan runway hingga 2.000 meter. Sehingga dítargetkan pesawat berkapasitas besar seperti boeing 737 dapat mendarat dí Bandara Buntu Kunik.

Kopi Seko dan Batik Rongkong Produk Unggulan Luwu Utara

Dengan hadirnya bandara baru ini akan semakin memberikan nilai tambah pada perkembangan pariwisata Toraja. Tentu dengan adanya bandara ini, akan semakin meningkatkan kunjungan wisata ke Toraja. Wisatawan tidak lagi harus melalui darat dengan waktu tempuh delapan sampai 9 jam, tetapi sekarang hanya sekitar 40 menit saja.

Sedangkan, pembangunan jalan Tol layang AP Pettarani sepanjang 4,3 Km merupakan proyek investasi dengan nilai investasi sebesar Rp 2,243 Triliun dengan melibatkan 2.000 lebih pekerja. Jalan Tol ini merupakan perpanjangan dari Jalan Tol Seksi I dan II serta tidak ada penambahan gerbang tol baru. Transaksi pembayaran tol akan dilakukan pada empat Gerbang Tol BMN yang ada, yaitu Gerbang Tol Cambaya, Kalukubodoa, Parangloe dan Tallo Timur.(hms)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak