Bantaran Sungai Rongkong Disiapkan sebagai Objek Wisata Baru

 Bantaran Sungai Rongkong Disiapkan sebagai Objek Wisata Baru

Pjs Bupati Luwu Utara, Iqbal Suhaeb saat mengunjungi Bantaran sungai rongkong


Bantaran Sungai Rongkong Rencananya akan Menjadi Objek Wisata Baru

Bantaran sungai yang ada pada Kecamatan Sabbang akan menjadi tempat wisata yang “instagramable”. Adapun maksud tersebut, dalam artian, sebuah tempat yang indah, menarik, unik dan layak terbagikan ke media sosial seperti facebook dan instagram.

Pjs Bupati Luwu Utara, Iqbal Suhaeb, menyampaikan hal tersebut saat meninjau bantaran sungai Rongkong, Minggu, 18 Oktober kemarin usai meresmikan pemanfaatan pasar Sabbang.

“Bantaran sungai Rongkong adalah salah satu potensi wisata Luwu Utara yang sangat bagus menjadi kawasan wisata yang instagramable,” kata Iqbal.


Untuk mewujudkannya, Iqbal akan berbicara dengan pemerintah desa dan kecamatan. Juga, termasuk bagaimana menjadikan lokasi tersebut sebagai taman pemuda olahraga dan objek wisata pasir putih.

“Kondisi tanah yang flat sangat bagus untuk sarana olahraga dan outbound. Niat kita menjadikan kawasan ini destinasi wisata baru Luwu Utara,” jelasnya.

Dalam peninjauan ini, Iqbal terlihat bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Armiady, Danki Brimob Baebunta, Plt. Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rusydi Rasyid. Terlihat juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Muhammad Asir Suhaeb, Kadis Perhubungan Abdul Hakim Bukara dan Camat Sabbang Sitti Kidar.

BMKG Sulsel Ingatkan Potensi Bencana Iklim La Nina

Sebelumnya, pada akhir Agustus kemarin telah terpublish, bantaran Sungai Rongkong Desa Sabbang dan Kelurahan Salassa Kabupaten Luwu Utara, telah beralih fungsi. Pasca banjir bandang yang meluluhlantahkan daerah tersebut, lokasi bencana tersebut telah menjadi tempat wisata warga.

Bentangan pasir putih yang menghampar pada sepanjang bibir sungai menjadi daya tarik tersendiri bagi warga. Ada yang menjadikan sebagai tempat berfoto selfi, ada juga yang menjadikan selayaknya rekreasi pantai pasir putih.

Nuansa artistik didaerah itu bertambah dengan adanya view jembatan baja jenis Bailey yang menghubungkan Lima Desa di Luwu Utara.(red)

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *