Daftar Tunggu CJH di Luwu Utara Sampai 24 Tahun, Kuota 227 Orang, Pendaftar 5,456

 Daftar Tunggu CJH di Luwu Utara Sampai 24 Tahun, Kuota 227 Orang, Pendaftar 5,456

Suasana pemberangkatan Jamaah haji beberapa tahun sebelumnya


Daftar Tunggu CJH di Luwu Utara Sampai 24 Tahun, Kuota 227 Orang, Pendaftar 5,456

Daftar tunggu Calon Jamaah Haji (CJH) Luwu Utara díperkirakan sekitar 24 tahun. Kepala Kemenag Luwu Utara, Nurul Haq mengatakan itu setelah Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan tidak mengirim calon jemaah pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021.

Nurul Haq merinci, hingga saat ini, tercatat daftar tunggu haji Luwu Utara mencapi 5.456 orang. Bila dengan jumlah kouta 227 orang, artinya butuh waktu 24 tahun untuk bisa memberangkatkan semua calon jemaah itu.

“Daftar tunggu 5.456 orang dan kuota kita 227,” kata Nurul Haq.



Díketahui sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memutuskan membatalkan pemberangkatan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021. Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021 tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021.

“Menetapkan pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441 H atau 2021 bagi warga negara Indonesia yang menggunakan kuota haji Indonesia dan kuota haji lainnya,” ujar Yaqut dalam konferensi pers virtual, Kamis (3/6).

Pertimbangannya keputusan itu diantaranya terkait aspek kesehatan dan upaya pemerintah untuk melindungi warganya melalui penanggulangan pandemi Covid-19.

Pembatalan ini sendiri membuat sejumlah calon jemaah haji di Luwu Utara kecewa berat. Salah satu dari mereka adalah Muliani Binti Sawe (65), warga Jalan Masamba Affair, Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba.

Muliani mengaku tidak tahu harus berkata apa lagi, mengingat umurnya yang semakin tua dan mulai sering sakit-sakitan.

“Saya sedih, terus terang saya menangis, karena setiap kali saya salat, saya berdoa bisa menunaikan ibadah haji sebelum Allah mencabut nyawa saya yang semakin tua dan sudah mulai sakit-sakitan ini,” kata Muliani.

Perempuan kelahiran 31 Desember 1956 telah mendaftar sebagai calon jamaah haji pada tahun 2012 silam.(byu)

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak