Dana Jaring Pengaman Sosial Tersalur Rp203,9 Triliun

Ilustrasi
Banner

Dana Jaring Pengaman Sosial Tersalur Rp203,9 Triliun

Guna terlaksananya program perlindungan sosial untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi covid 19, pemerintah telah menggelontorkan total anggaran Rp 203,9 triliun. Dana Pengaman Jaring Sosial ini menyentuh kurang lebih 99,06 juta rakyat Indonesia

Dana ini telah tersalurkan melalui berbagai program bantuan seperti PKH, BPNT dan bantuan sembako. Ada juga bansos tunai, kartu prakerja dan subsidi gaji. Juga banpres produktif UMKM, dana desa, diskon tarif listrik, dan lain-lain.

“Dalam meringankan beban masyarakat lapis bawah, pemerintah telah menggelontorkan dana Rp203,9 triliun untuk klaster perlindungan sosial yang direalisasikan dalam berbagai program,” ujar Presiden Jokowi, kutip dari laman republika, Minggu, 27 September 2020.

Jokowi mengatakan, penyaluran program bantuan sosial ini berjalan dengan baik. Hingga 23 September, PKH telah tersalurkan sebesar Rp 29,133 triliun kepada 10 juta penerima manfaat.

Program BLT Berlanjut pada Tahun 2021 Tersisa 4 Jenis

Sedangkan program sembako, kata Jokowi, telah tersalurkan Rp 30,978 triliun kepada 19,41 juta penerima manfaat. Untuk program Sembako Jabodetabek telah tersalurkan Rp 4,407 triliun kepada 1,9 juta penerima manfaat.

Program Bansos Tunai wilayah luar Jabodetabek tersalurkan Rp 24,787 triliun kepada 9,1 juta penerima manfaat. Program Kartu Prakerja untuk yang terkena PHK telah tersalurkan Rp 16,617 triliun kepada 4,8 juta penerima manfaat.

Sementara, program BLT Dana Desa, telah tersalurkan Rp 11,730 triliun kepada 7,55 juta penerima manfaat. Adapun Banpres Produktif UMKM tersalurkan Rp 14,183 triliun kepada 5,9 juta penerima manfaat.

Pemerintah Bantu Modal Usaha UKM Rp2,4 Juta, Pemda Luwu Utara Sudah Beri Rp1,8 Juta

Subsidi Gaji tersalurkan Rp 10,8 triliun kepada 9 juta penerima manfaat. Sementara potongan pembayaran listrik tersalurkan Rp 3,455 triliun kepada 31,4 juta penerima subsidi listrik. Jokowi berharap, program pemulihan ekonomi nasional ini dapat meringankan beban masyarakat serta mendorong produktivitas.(red)

Banner
Redaksi
Pasangiklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *