Diskusi Kafe Demokrasi: KPU Kota Palopo Terbuka Terhadap Masukan Masyarakat

Banner

PALOPO,SPIRITKITA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo mengadakan diskusi dengan awak media di Cafe D’Linoe pada tanggal 6 Februari 2024. Salah satu inovasi yang di bahas adalah “Kafe Demokrasi,” yang merupakan gagasan dari KPU Sulawesi Selatan (Sulsel). Abbas Johan, komisioner KPU, menjelaskan bahwa Kafe Demokrasi di rancang untuk menjadi tempat mendengarkan kritikan, saran, dan gagasan langsung dari masyarakat.

Abbas Johan menekankan bahwa diskusi yang ringan namun berdampak besar seringkali terjadi di kafe atau warung kopi. Oleh karena itu, KPU Palopo merespons positif dengan mengusulkan lima kafe atau warung kopi di Palopo untuk dijadikan “cafe demokrasi.” Tujuannya adalah mendekatkan diri dengan masyarakat dan mendapatkan masukan langsung terkait kinerja KPU.

“Pencanangan Kafe Demokrasi bukanlah tanpa maksud tertentu. Diskusi yang ringan tapi sangat menyentuh masyarakat biasa terjadi di cafe atau warkop. Untuk itu, KPU Palopo merespon dengan baik dengan mengusulkan lima kafe atau warkop di Palopo untuk dijadikan cafe demokrasi,” ungkap Abbas Johan.

Selain itu, Haedar Djidar, seorang akademisi dari Universitas Andi Djemma, menyambut positif inisiatif Kafe Demokrasi ini. Meskipun memberikan kritikan, Haedar menekankan pentingnya memberikan solusi untuk meningkatkan kinerja KPU Palopo.(*)

Banner
Redaksi
Pasangiklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *