Garuda Ajukan Izin Penerbangan, Jaga Konektivitas

Garuda Ajukan Izin Penerbangan

GUNA memastikan konektivitas masyarakat di bidang udara, Garuda Indonesia, maskapai layanan penuh telah mengajukan izin penerbangan khusus atau exemption flight setelah terbitnya Permenhub No. 25/2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan pengajuan tersebut berpatokan pada pasal 20 ayat 1 huruf f Permenhub. Pada pasal tersebut, memungkinkan penerbangan dengan izin khusus.

Saat ini, kata Irfan hampir seluruh rute domestik harus disetop pasca terbitnya aturan larangan terbang. Namun, dalam operasional kembali nantinya akan ada sejumlah pengurangan frekuensi ke rute-rute yang selama ini dianggap ‘gemuk’. Namun demikian, tentunya juga dengan menjaga dan membatasi penumpang yang dapat terbang.

“Kami usulkan nanti ada rute dikurangi ada yang sehari sekali, biasanya 5-7 kali. Kami tanpa sepengetahuan banyak orang melakukan penerbangan karena mayoritas alasan kemanusiaan, banyak WNI pulang dari luar negeri dan terperangkap di Jakarta, padahal rumah bukan di Jakarta,” katanya, Selasa (5/5/2020).

Irfan juga mengungkapkan, Penumpang harus dipastikan sehat bebas Covid-19. Ada rencana rapid test sebelum naik pesawat. Untuk kebaikan dua belah pihak, kami minta mereka gunakan sarung tangan masker,” tekannya. Olehnya Garuda Ajukan Izin Penerbangan

Dalam hal menjaga konektivitas, Irfan mengatakan hal tersebut penting dilakukan terlbih untuk rute internasional karena secara konstitusi WNI yang berada di luar negeri meminta kembali ke Indonesia, negara wajib memulangkan dengan biaya yang ditanggung oleh negara.

Pantauan COVID-19 Sulawesi Selatan

Oleh karena itu, emiten berkode saham GIAA masih melayani penerbangan internasional di rute-rute yang telah menjadi komitmennya yakni ke Amsterdam, Jepang, Korea, maupun Australia. Alhasil, Garuda mengupayakan khususnya untuk internasional tetap bisa terbang setiap minggu sekali.(hry)

Read Previous

Pasien Covid-19 Ungkap Hasil Rapid Tes Bukan Jaminan Positif/Negatif

Read Next

Gubernur NA Optimis Sulsel Tercepat Deklarasi Bebas Covid-19

ADS AUTO

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *