IPM Kota Palopo Tertinggi Setelah Makassar

IPM Kota Palopo Tertinggi Setelah Makassar

Angka Indeks Pembangunan Manusia memberikan gambaran secara komprehensif mengenai tingkat pencapaian pembangunan manusia sebagai dampak dari kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh suatu daerah. Semakin tinggi nilai IPM suatu daerah menunjukkan pencapaian pembangunan manusianya semakin baik.

IPM Kota Palopo

Dari data yang dirilis BPS pada februari 2020 kemarin, di tahun 2019, pencapaian pembangunan manusia di tingkat kabupaten/kota cukup bervariasi. IPM pada level kabupaten/kota berkisar antara 64,00 (Jeneponto) hingga 82,25 (Makassar).

Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, Umur Harapan Hidup saat lahir (UHH) berkisar antara 66,24 tahun (Jeneponto) hingga 73,35 tahun (Toraja Utara).

Sementara pada dimensi pengetahuan, Harapan Lama Sekolah berkisar antara 11,97 tahun (Jeneponto) hingga 15,56 tahun(Makassar), serta Rata‐rata Lama Sekolah berkisar antara 6,48 tahun (Jeneponto) hingga 11,20 tahun (Makassar).

Sedangkan, pengeluaran perkapita disesuaikan di tingkat kabupaten/kota berkisar antara 7,25 juta rupiah per tahun (Tana Toraja) hingga 16,99 juta rupiah per tahun (Makassar).

Salah satu indikator dari kemajuan pembangunan manusia pada tahun 2019 juga tercermin dari status pembangunan manusia di tingkat kabupaten/kota.

Di tahun 2019, Makassar masih menjadi satu‐satunya kabupaten/kota yang berstatus “sangat tinggi”. 7 kabupaten/kota telah berstatus pembangunan manusia “tinggi” sejak tahun 2018, yaitu Parepare, Palopo. Luwu Timur, Enrekang, Pinrang, Sidenreng Rappang, dan Barru. Sementara 15 Kabupaten lainnya masih berstatus “sedang”.

Satu Warga Luwu Terpapar Virus Corona

Level pembangunan manusia yang relatif merata ini mengindikasikan bahwa disparitas pembangunan manusia antar kabupaten/kota di Sulawesi Selatan relatif rendah. Kedepannya, diharapkan lebih banyak lagi Kabupaten yang berstatus “tinggi” dan “sangat tinggi”.

Kota Palopo dibawah kendali HM Judas Amir berhasil menjadi kota kedua IPM Tinggi dengan nilai 77,98 berada dibawah Kota Makassar dengan IPM 82,25.

RUU ASN Ketuk Palu, Honorer Wajib Diangkat Jadi PNS

Otomatis, dalam cakupan wilayah Luwu Raya, Kota Palopo berada diatas disusul Kabupaten Luwu Timur dengan IPM 72,80, kemudian Luwu dengan IPM 70.39 dan terakhir Luwu Utara dengan IPM 69.46.(red)

IPM daerah Luwu Raya, 2014 – 2019

Kota Palopo 75,65 76,27 76,45 76,71 77,30 77,98
Luwu Timur 69,75 70,43 70,95 71,46 72,16 72,80
Luwu 67,34 68,11 68,71 69,02 69,60 70,39
Luwu Utara 66,90 67,44 67,81 68,35 68,79 69,46

Read Previous

PSBB Dinilai Kebijakan Kontraproduktif, Gowa Siap Mulai 29 April

Read Next

Evaluasi PSBB di Makassar, Kesadaran Masyarakat Meningkat 75%

ADS AUTO

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *