Kaum Muda Diimbau Patuhi Protokol Social Distancing

jubir penanganan covid-19
Jubir penanganan covid-19, dr Ishak Iskandar

Kaum Muda Diimbau Patuhi Protokol Social Distancing

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Palopo mengimbau anak muda yang memiliki imunitas kuat untuk mengikuti Surat Edaran Pemkot Palopo yang senantiasa melakukan Social Distancing karena anak muda juga bisa terinfeksi virus corona dan menularkannya kepada orang tua.

Virus corona atau COVID-19 tak mengenal usia. Olehnya itu, diingatkan untuk mengikuti protokol social distancing. Jangan kemudian sok gagah-gagahan. Meskipun tubuhnya kuat, tapi dia juga bisa menularkan ke orang tua. Buat dia mungkin tidak masalah, tapi buat orang tua yang menjadi masalah,” kata Asisten III Pemkot Ini.

Diungkapkan dr. Ishak, dari tren yang kerap terjadi, kebanyakan kaum muda yang kebanyakan tidak mengindahkan imbauan social distancing.

“Karena memiliki daya tahan tubuh lebih baik, dia merasa tidak sakit, padahal dia sudah terinfeksi. Untuk dia gejalanya minimal, tetapi jangan lupa bahwa dia membawa penularan untuk anggota keluarganya yang tua,” ujar dr. Ishak.

dr. Ishak menggambarkan kelompok usia muda dapat terpapar virus corona, hanya saja tidak memiliki gejala. Itu sebabnya orang tersebut tidak melalukan isolasi diri dan berdampak pada penularan kepada orang lain.

“Inilah yang kemudian menjadi salah satu faktor cepatnya penyebaran. Karena kita terkena dan tanpa gejala dan kemudian tidak melakukan isolasi diri. Problem inilah yang kemudian menjadi hal mendasar dan pesebarannya jadi cepat. Apabila ini menyebar ke saudara-saudara kita yang usianya lebih tua dan rawan, maka ini akan menjadi permasalahan yang serius untuk keluarga kita,” ujar dr. Ishak.

Olehnya itu, dr Ishak meminta agar kaum muda lebih baik ketika melakukan Sosial Distancing secara ketat. Kaum Muda diimbau jangan keluar rumah hanya karena sesuatu yang tidak penting, lebih baik mencegah daripada mengobati,” kunci dr. Ishak.

Update Data

Terpisah, dari data Dinkes Sulsel, update Kamis 26 Maret 2020 pukul 10:43, Kota Palopo saat ini memiliki 17 ODP (orang dalam pemantauan), PDP dan Positif Nihil.

Data Lengkap Dinkes Provinsi Sulawesi Selatan melalui Laman Pemprov Sulsel

Tertinggi saat ini, baik ODP, PDP dan Posotif adalah Kota Makassar. ODP Makassar sebanyak 43 orang, PDP 64 orang dan Postif Covid-19 sebanyak 12 orang.

Read Previous

Kondisi Menhub Budi Karya Berangsur Menunjukkan Tanda Pemulihan

Read Next

Rujab Bupati Luwu Timur Disterilkan dari Wabah Virus Corona

ADS AUTO

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *