Kisah Prajurit TNI yang Selamat dari Serangan Teroris KKB di Pos Koramil Persiapan Kisor Distrik Aifat Selatan

 Kisah Prajurit TNI yang Selamat dari Serangan Teroris KKB di Pos Koramil Persiapan Kisor Distrik Aifat Selatan

Kisah Prajurit TNI yang Selamat dari Serangan Teroris KKB di Pos Koramil Persiapan Kisor Distrik Aifat Selatan

Peristiwa penyerangan pos Koramil Persiapan Kisor Distrik Aifat Selatan díserang, Kamis díni hari kemarin. Puluhan pelaku yang menyerang personel TNI AD itu díduga teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Kelompok teroris tersebut menyerang menggunakan senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam).

Pratu Iqbal, salah satu prajurit TNI yang selamat dalam penyerangan tersebut mengungkapkan, dírinya terpaksa melompat ke sungai yang berada dísekitar pos koramil.



Kisah Prajurit TNI Pratu Iqbal dalam menyelamatkan diri dari serangan tiba-tiba teroris KKB beredar di Media Sosial, Sabtu, 04 September 2021. Dalam video tersebut, terlihat Pratu Iqbal dítanya beberapa anggota TNI lainnya.

“Mereka ada pucuk (senjata api) dengan ada senjata rakitan,” katanya.

Informasi sebelumnya, Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari Mayor Jenderal (Mayjen) TNI I Nyoman Cantiasa mengungkapkan, enam personel TNI AD jadi korban dalam serangan itu. Mereka terdiri dari empat orang gugur dan dua orang lainnya terluka.

“Anggota kami, empat orang gugur. Dua orang luka bacok, dan lima orang dalam keadaan aman dan selamat,” kata Mayjen Nyoman Cantiasa dalam konferensi pers di Makodam Kasuari di Manokwari, Papua Barat.

Selanjutnya, Keempat prajurit yang gugur tersebut, adalah Komandan Posramil Kisor Lettu Chb Dírman dan Serda Amrosius. Kemudian Praka Dhirhamsyah dan Pratu Zul Ansari.

Dua dari empat korban tersebut, yakni Praka Muhammad Dhirhamsyah dan Pratu Zul Ansyari Anwar berasal dari Sulawesi Selatan. Praka Muhammad Dhirhamsyah dari Kabupaten Pangkep dan Pratu Zul Ansyari Anwar dari Kabupaten Barru.(red)

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak