Kominfo Sulsel Sebut 500 Area Blank Spot, di Luwu Raya 3 Kecamatan

 Kominfo Sulsel Sebut 500 Area Blank Spot, di Luwu Raya 3 Kecamatan

Wagub Sulsel


Kominfo Sulsel Sebut 500 Area Blank Spot, di Luwu Raya 3 Kecamatan

Dinas Komunikasi Informatika, Stastik dan Persandian (Kominfo) Pemprov Sulawesi Selatan merilis sedikitnya sekira 500 daerah Blank Spot atau kondisi di mana suatu tempat tidak tersentuh atau tercover sinyal komunikasi yang ada di Sulsel.

Dikabarkan juga, Pihak  Kominfo Sulsel telah membicarakan hal tersebut dengan empat  penyedia jasa layanan internet atau provider yakni Telkomsel, Indosat, Smartfren dengan XL.

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman juga telah meminta secara khusus penyedia jasa jaringan internet ini untuk bersama-sama dengan Kominfo Pusat mengatasi blank spot.


Disebutkannya, permasalahan blank spot selama ini yang dialami sejumlah daerah di Sulsel dikarenakan wilayah pegunungan dan daerah terpencil yang susah di akses dan membutuhkan biaya yang cukup besar untuk membuka akses jaringan internet maupun telepon.

Terkait empat provider tersebut, Andi Sudirman berharap agar juga menggunakan program CSR mereka untuk ekonomi kerakyatan.

Kominfo Luwu Harap 11 Area “Blank Spot” Dapat Terhubung Jaringan Internet

Terpisah, Pihak Telkomsel Regional Sulawesi, mencakup Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan menyebutkan, untuk Sulawesi Selatan, hingga akhir Agustus, tersisa 6 kecamatan yang belum tercover Signal.

Kecamatan-kecamatan tersebut adalah  Latimojong (Luwu), Walenrang Barat (Luwu), Limbong (Luwu Utara), Malimbong Balepe (Tana Toraja), Mappak (Tana Toraja), Rano (Tana Toraja).

Sementara yang belum tercover 4G Telkomsel (Masih 3G) misalnya, Kabupaten Luwu Walenrang Barat dan Latimojong di Kabupaten Luwu, Seko, Limbong dan Rampi untuk Kabupaten Luwu Utara.

Kabupaten Pangkep Liukang Kalmas, Liukang Tangaya serta Kabupaten Tana Toraja, Kurra, Rantetayo, Malimbong Balepe, Mappak, Rano, Simbuang dan Buntao.(red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *