Maskapai Buka Rute Makassar-Bua, Gubernur: Bandara Segera Diperluas

 Maskapai Buka Rute Makassar-Bua, Gubernur: Bandara Segera Diperluas

Bandara Bua


Maskapai Baru Buka Rute Makassar-Bua, Gubernur: Bandara Segera Diperluas

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mencairkan anggaran sebesar Rp18 M. Anggaran ini, sebut Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah adalah untuk perluasan Bandar Udara Lagaligo Bua, Luwu.

Nurdin Abdullah mengatakan, telah berkomunikasi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengenai perluasan bandara. Selain anggaran dari Provinsi, Nurdin Abdullah juga mengatakan Kementerian Perhubungan juga sudah menyiapkan anggaran. Untuk dari Kementerian sendiri, anggarannya diperuntukkan untuk perpanjangan landasan pacu bandara.

Bandara Bua Luwu Target Naik Status Tahun 2021 Mendatang

Paling lambat tahun depan. Termasuk Toraja kita harapkan agar beragam maskapai turut membuka rute ke wilayah Toraja,” kata Nurdin saat usai menyaksikan penerbangan perdana maskapai Citilink dari Bandar Udara Hasanuddin Makassar (UPG) menuju Bandar Udara Lagaligo Bua, Kabupaten Luwu (Palopo) Kamis kemarin.


Dengan adanya Maskapai Buka Rute Makassar-Bua ini, Nurdin Abdullah menilai akan memudahkan masyarakat daerah dalam menjangkau Makassar.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu, oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya menilai Bandara Lagaligo Bua Kabupaten Luwu dinilai cukup representative.

Hanya saja, kata Budi, runwaynya masih harus ditambah. Idealnya runway berukuran 2250 x 45 meter. Olehnya itu, Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi berencana akan menambah runway Bandara Lagaligo.

Bandara Bua Jadi “Hub”, Jalur Toraja Tak Lagi Berkelak-Kelok

Ketika itu ditegaskan Menhub, jika Pemerintah Kabupaten Luwu dapat membebaskan lahan untuk penambahan runway, pihaknya akan membantu dengan menganggarkan pada perubahan anggaran tahun 2020 ini.

Diketahui, saat ini runway bandara Lagaligo Bua berukuran 1880 x 30 meter. Selain penambahan runway, ada beberapa yang menjadi perhatian Menteri Perhubungan RI yang perlu dikembangkan di Bandara Lagaligo Bua, diantaranya adalah turning area dan marking rekonstruksi jalan akses PKP.

Direncanakan, luas lahan yang akan dibebaskan mencapai 48 hektar.(adm)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *