Pabrik Batterai Terbesar Dunia akan Berdiri di Morowali

 Pabrik Batterai Terbesar Dunia akan Berdiri di Morowali

Ilustrasi


Pabrik Batterai Terbesar Dunia akan Berdiri di Morowali

Sebuah pabrik Baterai Lithium sedang terbangun pada kawasan IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park), Sulawesi Tengah. Kabarnya, Pabrik Baterai Lithium milik Hyundai dan LG ini merupakan pabrik baterai terbesar dunia.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan perihal Pabrik Batterai Terbesar Dunia ini seperti termuat pada laman dari CNBC. Bahlil mengatakan, pabrik baterai tersebut akan memproses pembuatan baterai dari pertama hingga akhir atau packing baterai itu sendiri.

Gubernur Sulsel Akui UU Omnibus Law Tak Dapat Akomodir Keinginan Seluruh Masyarakat

Bahlil menyebut jika perusahaan tersebut merupakan perusahaan pertama dunia yang terintegrasi, dari proses tahap pertama sampai dengan jadi baterai.


“Investasinya tidak main-main, US$ 9,8 billion. Dan sudah bertahap dan sudah 80% kita bicarakan,” sebut Bahlil.

Hal ini sejalan dengan apa yang diungkapkan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Luhut mengatakan, baterai lithium 70 sampai 80 persen akan berada pada wilayah Indonesia, sehingga akan mendatangkan investor besar. Investor tersebut antara lain, dari CATL (Contemporary Amperex Technology), LG, Panasonic, Volkswagen, dan Marcedes.

“Ini bukan main-main. Para Investor tersebut ingin ada jaminan Investasi. Makanya ada UU Omnibuslaw. Lithium baterai sendiri katodenya sudah masuk, sudah groundbreaking, Saya sudah menangani ini bersama Pak Erlangga pada kawasan IMIP Morowali,” kata Luhut Binsar Panjaitan.

Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan menghentikan ekspor raw material, termasuk Nikel dan Kobalt.

Luhut berambisi pada masa mendatang Indonesia menjadi negara terpandang lantaran menjadi negara produsen baterai lithium terbesar dunia.

“Kenapa pemerintah melihat nikel ore ini penting? Ini karena untuk mencapai Paris Agreement 2030 butuh kendaraan listrik. Artinya, international combustion akan hilang pada 2030 dan mereka akan lari ke litium baterai. Dan kita akan menjadi produsen litium baterai terbesar dunia,” tutur Luhut pada awal Juni 2020 kemarin.

Peresmian Posyandu Temmalebba Kota Palopo, FKJ: Administrasi Harus Bagus

Pembangunan pabrik baterai Morowali merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.(red)

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *