Pelaksanaan SKD CPNS di Luwu, 4 Oknum Terindikasi Lakukan Kecurangan

 Pelaksanaan SKD CPNS di Luwu, 4 Oknum Terindikasi Lakukan Kecurangan

Ilustrasi


Pelaksanaan SKD CPNS di Luwu, 4 Oknum Terindikasi Lakukan Kecurangan

Dari 9 Tilok (Titik Lokasi) yang terindikasi terjadi kecurangan Pelaksanaan SKD CPNS, Titik Lokasi Mandiri Pemkab Luwu (Aula Lagaligo Kantor Bupati Luwu) salah satunya.

Díketahui, Pelaksanaan SKD CPNS di Aula Lagaligo Kantor Bupati Luwu sesuai dalam laporan yang díterima Menteri Tjahjo Kumolo berlangsung pada 7-10 Oktober 2021. Tim BKN yang bertugas telah melakukan pengecekan terhadap seluruh PC yang akan dígunakan.

Sebelum pelaksanaan tes, Tim BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) yang dikirim juga telah melakukan pembersihan dan sekaligus hardening terhadap PC peserta. Hardening ini adalah proses penyediaan berbagai sarana perlindungan dalam sistem komputer.



Namun saat pelaksanaan, tim BKN dan BSSN memantau aktivitas aplikasi remote Netop dan nilai SKD beberapa peserta menjadi sangat besar.

Setelah dílakukan pelacakan, tim BKN dan BSSN menemukan rekonfigurasi PC atau perubahan sistem komputer yang sebelumnya telah díbuat oleh BSSN. Terbaca, rekonfigurasi dílakukan pada malam sebelum dímulai ujian.

Ketika petugas berusaha mendapatkan log activity dari router MikroTik yang dípakai menghubungkan PC peserta dengan internet, dínyatakan bahwa log yang díminta terhapus dari sistem.

“Ini menimbulkan kecurigaan keterlibatan oknum etugas Diskominfo setempat yang menangani MiroTik. Salah satu PC kemudian díbawa ke Kanreg BKN Makassar untuk dilakukan forensik IT oleh Tim BSSN” demikian petikan laporan tersebut.

Dítemukan instalasi Netop Remote Control yang dílakukan pada 9 Oktober 2021 pukul 00.31 dini hari. Padahal saat itu ruangan ujian telah dísegel oleh petugas BKN.

Hasil analisis Machine Learning (ML) menyimpulkan bahwa terdapat 4 oknum yang terdeteksi melakukan kecurangan.

Sebelumnya, Titik Lokasi Pelaksanaan SKD Dítenggarai Lakukan Kecurangan, 4 Díantaranya Berada di Sulawesi Selatan

Terkait hal tersebut, díkutip dari laman tribun, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Luwu, akan mendalami dugaan kecurangan pada pelaksanaan SKD CPNS tersebut.

“Kami belum terima laporannya, tapi pasti akan kami tindak lanjuti juga,” tegas Ahkam Basmin.(red)

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak