Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender di Palopo: Langkah Strategis untuk Kesetaraan Gender

Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG).
Banner

PALOPO, SPIRITKITA – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palopo, Ilham Hamid, SE., M.Si., mewakili Pj Wali Kota menghadiri dan membuka kegiatan Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG). Kegiatan ini di laksanakan di Auditorium Saokotae pada Kamis, 4 Juli 2024.

Kepala Dinas DP3A Kota Palopo, melalui Kepala Bidang Kesetaraan Gender, Isra, SKM., M.Kes., menjelaskan bahwa tujuan dari PPRG adalah untuk memastikan para perencana di setiap perangkat daerah mampu membuat perencanaan dan penganggaran yang responsif gender. Ini merupakan salah satu strategi dalam pengarusutamaan gender (PUG).

Pj Wali Kota Palopo, Asrul Sani, dalam sambutan tertulisnya yang di bacakan oleh Ilham Hamid, menyampaikan bahwa berdasarkan data “Palopo dalam Angka”, jumlah penduduk Kota Palopo pada tahun 2023 adalah sebanyak 177.526 jiwa, dengan penduduk perempuan sebanyak 88.833 jiwa.

“Data ini menjadi salah satu instrumen untuk mewujudkan program kegiatan pembangunan berbasis kemasyarakatan yang mengedepankan kesetaraan gender. Orientasi penganggaran kita saat ini dan ke depan adalah meyakinkan bahwa alokasi anggaran yang di susun dapat menjawab kebutuhan atau aspirasi kaum perempuan,” kata Ilham Hamid.

Ilham menegaskan bahwa perencanaan terkait gender adalah suatu proses pengambilan keputusan untuk menyusun program atau kegiatan yang akan di laksanakan di masa depan, dengan tujuan untuk menjawab isu-isu atau permasalahan gender pada setiap sektor.

Sebagai daerah yang telah memiliki peraturan daerah (Perda) tentang pengarusutamaan gender (Perda nomor 03 tahun 2017), pemerintah Kota Palopo berkomitmen bahwa perencanaan dan penganggaran berbasis gender harus benar-benar di wujudkan, bukan hanya sekadar formalitas.

“Pemerintah berkomitmen untuk mendorong, mengefektifkan, dan mengoptimalkan upaya pengarusutamaan gender secara terpadu dan terkoordinasi,” tutup Ilham.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang juga bertindak sebagai narasumber. Pimpinan perangkat daerah dan para peserta pelatihan yang membidangi penganggaran pada masing-masing perangkat daerah lingkup Pemkot Palopo turut hadir dalam acara ini.

Banner
fsuryaa
Redaksi
Tim Spiritkita
Tim Spiritkita
Tim Spiritkita
Reporter
Pasangiklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *