Penataan Perangkat Daerah Luwu Utara Direncanakan di Bulan Februari

 Penataan Perangkat Daerah Luwu Utara Direncanakan di Bulan Februari

Penataan Perangkat Daerah Luwu Utara Dírencanakan di Bulan Februari

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani akan menata Perangkat daerah atau SKPD pada akhir bulan Februari.

Hal ini upaya penataan Perangkat Daerah melalui penggabungan beberapa Perangkat Daerah yang tidak sekadar mengubah, menghapus atau menghilangkan kotak. Tapi lebih kepada bagaimana memahami isi dan dampak positif yang dítimbulkan ke depan.

“Insya Allah, setelah Perda ditetapkan, kita akan segera menyusun Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Perangkat Daerah yang diubah. Kemudian kita akan lakukan penyesuaian jabatan sekitar akhir Februari 2021 mendatang,” kata Indah pasca DPRD Kabupaten Luwu Utara menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Perda. Perda ini tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kabupaten Luwu Utara Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna DPRD.


Tujuh Kepala Dinas tidak akan Menjabat lagi, Luwu Utara,….

Perda ini sendiri mengamanahkan SKPD atau Perangkat Daerah (PD) di Luwu Utara yang sebelumnya berjumlah 33 PD berkurang menjadi hanya 26 PD. 26 PD ini dengan rincian 17 dinas, 5 badan dan 4 PD non dinas/non badan.

Terkait Susunan Perangkat Daerah (PD), Luwu Utara kini memiliki 8 Perangkat Daerah hasil penggabungan 7 Perangkat Daerah. PD tersebut yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata dan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan. Juga Dinas Pertanian, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, dan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, serta Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah.

Kemendikbud Targetkan Sejuta Guru Honorer jadi ASN, Pemda Luwu Utara Pilih “Istirahatkan Sementara”

Selain 8 PD hasil penggabungan, terdapat pula 2 PD yang mengalami perubahan nomenklatur, yaitu Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian. serta Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran menjadi Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.(fik)

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak