Penertiban Rokok Ilegal, Pemkab Lutra & Beacukai Lakukan Operasi Terpadu

Banner

LUTRA,SPIRITKITA -Pemerintah Kabupaten Luwu Utara bersama Kantor Wilayah Bea Cukai Malili melakukan operasi terpadu.

Dalam rangka Penertiban Rokok Ilegal di sejumlah toko yang ada di Pasar Rakyat Wonokerto Kecamatan Sukamaju Selatan, Kamis (9/2/2023).

Operasi terpadu ini melibatkan Satpol PP, Bagian Perekonomian, DP2KUKM dan Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian.

Operasi ini untuk memastikan rokok yang beredar di pasaran merupakan legal dan memenuhi ketentuan di bidang cukai.

Hasilnya, Pemeriksa Kantor Wilayah Bea Cukai Malili, Muh Rizal Fauzi mengatakan tidak menemukan rokok ilegal di Pasar Rakyat Wonokerto, Sukamaju Selatan.

“Setidaknya ada delapan toko yang kami sasar di pasar tersebut dan hasilnya tidak satupun yang kita dapati menjual rokok ilegal,” ucap Rizal.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan ada 4 jenis yang menjadi sasaran operasi yakni rokok polos atau tidak di lekati pita cukai.

Rokok dengan pita cukai palsu yang di lekati pita cukai bekas dan rokok yang di lekati pita cukai tidak sesuai dengan peruntukannya.

“Dari 4 jenis sasaran operasi, tidak ada yang kami amankan artinya kesadaran pedagang

khususnya di Pasar Rakyat Wonokerto ini cukup tinggi terkait larangan menjual rokok ilegal,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Luwu Utara, Syaiful Amir menuturkan operasi penertiban rokok ilegal udah menjadi agenda rutin

yang di lakukan, baik bea cukai maupun pemerintah daerah.

“Progresnya setelah kita lakukan operasi rutin memang ada kemajuan,

rata-rata masyarakat sudah menolak untuk menjual rokok ilegal bukan hanya peruntukan cukai, seperi rokok polos itu juga mulai tidak ada yang pasarkan,” kata Syaiful.

Hal serupa juga di ungkapkan Asisten II Kabupaten Luwu Utara, M Yamin.

Menurutnya masyarakat mulai memahami dampak menjual rokok ilegal.

Selain menimbulkan kebocoran penerimaan negara di bidang cukai, juga muncul persaingan usaha yang tidak sehat antar pengusaha rokok.

“Artinya kesadaran masyarakat mulai terbangun dengan adanya operasi yang rutin kita lakukan,

hal itu tidak terlepas dari kolaborasi yang terjalin selama ini antara pemerintah daerah dan bea cukai,” jelasnya. (rls)

Banner
Admin
Pasangiklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *