Perubahan Jadwal Konversi NIK menjadi NPWP: Mulai 1 Juli 2024, Bukan 1 Januari 2024

Dok : Ilustrasi
Banner

SPIRITKITA.COM — Pemerintah mengumumkan perubahan jadwal konversi Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bagi orang pribadi penduduk. Awalnya di jadwalkan pada 1 Januari 2024, namun melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 136 Tahun 2023, jadwal tersebut di ubah menjadi 1 Juli 2024.

Perubahan ini di sampaikan melalui laman resmi Direktorat Jenderal Pajak. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Dwi Astuti, mengungkapkan bahwa penyesuaian waktu implementasi Coretax Administration System (CTAS) pada pertengahan tahun 2024 dan hasil assessment kesiapan stakeholder menjadi alasan utama perubahan tersebut.

Dengan pengaturan baru, NPWP dengan format 15 digit (NPWP lama) masih dapat di gunakan hingga 30 Juni 2024. Sementara NPWP format 16 digit (NPWP baru atau NIK) akan di gunakan secara terbatas pada sistem aplikasi yang ada, dengan implementasi penuh pada sistem aplikasi yang akan datang.

Dwi Astuti menjelaskan bahwa hingga 7 Desember 2023, sebanyak 59,56 juta NIK-NPWP telah di padankan. Pemadanan ini mencapai 82,52% dari total Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri. Wajib pajak di harapkan untuk melakukan validasi NIK menjadi NPWP secara daring melalui laman www.pajak.go.id sesuai langkah-langkah yang di sediakan.

Selain perubahan jadwal, wajib pajak juga dapat melakukan pemutakhiran data mandiri dengan melengkapi informasi profil seperti alamat surel, nomor telepon/ponsel, data Klasifikasi Lapangan Usaha (KLU), dan data anggota keluarga.(*)

Banner
Redaksi
Pasangiklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *