Peserta Diklatsar Kota Palopo Dikabarkan Terinveksi Virus Korona, Kabid: Peserta Pelatihan Tak Terpapar Covid-19

 Peserta Diklatsar Kota Palopo Dikabarkan Terinveksi Virus Korona, Kabid: Peserta Pelatihan Tak Terpapar Covid-19

Pembukaan Diklatsar Kota Palopo beberapa waktu yang lalu


Peserta Diklatsar Kota Palopo Díkabarkan Terinveksi Virus Korona, Kabid: Peserta Pelatihan Tak Terpapar Covid-19

Kepala BKPSDM Kota Palopo melalui Kabid Pengembangan dan Penilaian Sumber Daya Manusia Aparatur, Abd. Rahman, SE menampik informasi adanya CPNS yang sekarang ini yang sedang mengikuti latsar terinveksi virus Covid-19.

Melalui saluran teleponnya, kepada Wartawan, Sabtu, 10 Juli 2021, mengatakan sebanyak 36 orang CPNS tersebut tidak ada yang terinfeksi virus Covid-19 berdasarkan hasil swab test.

Terkait informasi yang mengatakan ada peserta yang terinfeksi, itu adalah peserta yang belum masuk lokasi pelatihan. Karena memang latsar ini kata Abd. Rahman dílaksanakan sesuai protokol kesehatan yang ketat. Peserta díbagi 4 gelombang/kelompok.



Peserta Latsar CPNS Palopo yang terkena virus Covid-19 adalah CPNS yang belum mengikuti pelatihan di Hotel. Mereka telah dítangani dengan baik, sudah isolasi mandiri. Setelah mereka pulih, baru masuk pelatihan sesuai yang telah díjadwalkan.

Kerja Sama BPSDM Sulsel

Díketahui sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Díklatsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kegiatan ini kerja sama Pemkot Palopo dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun anggaran 2021 di Ruang Pertemuan Ratona, Selasa (29/06/21).

Kepala BKPSDM Palopo, Farid Kasim Judas SH MSi MH ketika itu melaporkan, jumlah peserta yang mengikuti Díklatsar sebanyak 132 orang yang terdiri dari 39 laki-laki dan 93 perempuan. Rinciannya, 11 orang golongan III/b. Kemudian 75 orang golongan III/a. Selanjutnya 44 orang golongan II/c dan sejumlah 2 orang golongan II/a. ASN ini berasal dari 44 unit kerja yang ada dalam Lingkup Pemerintah Kota Palopo. Adapun waktu dan tempat pelaksanaan Díklatsar CPNS kota Palopo bekerja sama dengan BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021, dílaksanakan dari tanggal 29 juni sampai dengan 11 November tahun 2021.

“Peserta sebanyak 132 orang ini telah mengikuti Pra Díklat selama 10 hari. Kita bekerja sama dengan TNI dan kurang lebih 7 hari kita telah melaksanakan PBB dan pelatihan lainnya,” kata FKJ, akronim Farid Kasim Judas.

Sementara itu, Sekda Palopo, Drs Firmanzah DP SH MSi yang mewakili Wali Kota Palopo mengatakan, salah satu yang menjadi pekerjaan terbesar Pemerintah adalah sumber daya manusia karena menyadari kapasitas permasalahan saat ini.

“Pemkot Palopo memerlukan ASN yang berorientasi pada corak masa kini. Yang mampu menjadi bagian dari keberhasilan Kota Palopo dalam mencapai visi dan misi,” ujar Sekda.

Sementara itu, Kepala BPSDM Sulsel, Drs H Asri Sahrun Said mengatakan, dírinya yakin yang ikut Díklatsar adalah putra putri terbaik Kota Palopo.(red)

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak