Peta Partai Politik Pendukung Pilkada 2022 dan 2023 atau Pilkada 2024 Mulai Terbaca

Peta Partai Politik Pendukung Pilkada 2022 dan 2023 atau Pilkada 2024 Mulai Terbaca

Draf Revisi Undang-undang (RUU) Pemilu yang yang saat ini dígodok di DPR-RI berpolemik.

Data yang díhimpun, beberapa pasal dalam draft RUU tersebut menimbulkan pro-kontra partai politik yang memiliki kursi di DPR-RI. Secara keseluruhan, pasal yang dímaksud yakni pasal yang mengatur jadwal pilkada.

Berikut ini bunyi lengkap Pasal 731 Draf RUU Pemilu:



Pasal 731

(1) Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara serentak untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota hasil Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tahun 2015 dílaksanakan pada bulan Desember tahun 2020.

(2) Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara serentak untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota hasil Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tahun 2017 dílaksanakan pada tahun 2022.

(3) Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara serentak untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota hasil Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tahun 2018 dílaksanakan pada tahun 2023.

Tercatat, partai yang mendukung draft pilkada tersebut adalah NasDem, PD, PKS, dan Golkar. Sementara yang tidak setuju dengan draft tersebut adalah partai PDIP, PKB, PAN, dan PPP. Partai Gerindra sendiri mengaku masih pikir-pikir.

Jadwal Pelaksanaan Pilkada Luwu dan Pilwalkot Palopo

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari mengungkapkan, jadwal pelaksanaan pilkada ini jadi “Bola Panas” karena menyangkut Pilkada Gubernur DKI Jakarta. Juga Pilkada Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Pilkada-pilkada ini efeknya bisa berdampak pada persaingan Pilpres 2024. Olehnya itu, M Qodari, menilai ada sejumlah partai yang mencari atau mempertahankan jagoannya untuk Pilpres 2024. Salah satunya melalui jalur awal, yakni Pilkada 2022. Peta Partai Politik.

“Jadi ada partai-partai yang mencari jagoan atau mempertahankan jagoan melalui Pilkada-pilkada tersebut, terutama Pilkada Jakarta, karena Jakarta lah pilkada rasa pilpres,” kata M. Qodari kepada wartawan, Sabtu, 30 Januari 2021.(Ish)

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak