Pjs Bupati Lutra dan Lutim Tancap Gas, Siap Tuntaskan Misi

 Pjs Bupati Lutra dan Lutim Tancap Gas, Siap Tuntaskan Misi

Gubernur, Sekprov Sulsel dan tujuh pjs bupati foto bersama usai dikukuhkan Sabtu kemarin


Pjs Bupati Lutra dan Lutim Tancap Gas, Siap Tuntaskan Misi

Pasca pengukuhkan sebagai penjabat sementara (Pjs) Bupati, Ketujuh pejabat eselon II Pemprov Sulawesi Selatan langsung tancap gas bekerja cepat.

Gubernur Nurdin Abdullah sendiri sebelumnya telah menitip pesan agar roda pemerintahan daerah yang bupatinya ikut berkontestasi pada Pilkada Serentak harus tetap berjalan normal.

“Tugas sebagai Bupati sementara tidak mudah, terlebih pada masa Pandemi covid-19. Segera berkoordinasi dengan Forkopimda, tokoh masyarakat dan tokoh adat. Demikian juga saat masa tahapan Pilkada ini bersama KPU dan Panwas. Untuk menyamakan langkah kita. Tapi yang paling penting adalah dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif pada daerah,” pesan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah.


Tema Kampanye Pasangan AKAS, “3 Kali Lebih Mantap”

Dua Pjs Bupati, masing-masing Pjs Bupati Lutra dan Lutim yang diminta tanggapannya menyatakan siap melaksanakan amanah.

Sebagai Pejabat Eselon II, salah satu Pjs Bupati, M Iqbal Suhaeb, menyatakan tanggung jawabnya untuk siap untuk melaksanan tugas sesuai yang negara amanahkan

Terkait tempat tugasnya, Iqbal Suhaeb mengatakan, kondisi Luwu Utara saat masih dalam penanganan pasca bencana banjir. Iqbal Suhaeb menegaskan jika hal tersebut juga merupakan tanggung jawabnya sebagai Pjs untuk bisa ikut serta menyelesaikan masalah yang ada.

“Bagaimana pemerintahan bisa berjalan lancar. Kemarin tugas sebagai Pj Kota Makassar. Kali ini kami mendapat tugas oleh Gubernur dan Menteri Dalam Negeri untuk menjadi Pjs Luwu Utara,” ungkap Iqbal Suhaeb.

Sementara itu, Pjs Luwu Timur, Jayadi Nas, mengatakan, tugas lainnya yang diberikan adalah bagaimana menjamin keamanan dan ketertiban, Pilkada bisa berjalan dengan baik dan lahir pemimpin yang dipilih oleh rakyat. Penanganan Covid-19, serta masalah APBD.

Sanksi Pemecatan Jika ASN Terlibat Politik Praktis

“APBD yang paling penting menurut saya, karena ini akan segera ketuk palu pada masa Pjs bertugas dan semua tentu pekerjaan yang membutuhkan keseriusan yang luar biasa,” terangnya.

Usai pelantikan dan pengukuhan, Jayadi langsung menuju ke Luwu Timur untuk rapat dengan OPD, Camat, Forkopimda dan lainnya.

“Kami tidak ketemu dengan kandidat, karena itu ada waktunya kapan ketemu, nanti KPU yang memfasilitasi. Netralitas PNS harus kita jaga dengan baik,” pungkasnya.

Lima Pjs bupati lainnya yang adalah Asisten 1 Bidang Pemerintahan Andi Aslam Patonangi sebagai Pjs Bupati Gowa, Kepala Kesbangpol Asriadi Sulaiman sebagai Pjs Bupati Selayar, Kepala Biro Umum Idham Kadir Pjs Bupati Soppeng, Kepala BPSDM Sulsel Asri Sahrun Said sebagai Pjs Bupati Tana Toraja dan Pjs Bupati Toraja Utara, Amson Padolo.(ish)

3 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *