PPKM Kabupaten Luwu dan Luwu Utara Naik Level, Tak Memenuhi Target Vaksinasi

 PPKM Kabupaten Luwu dan Luwu Utara Naik Level, Tak Memenuhi Target Vaksinasi

Ilustrasi


PPKM Kabupaten Luwu dan Luwu Utara Naik Level, Tak Memenuhi Target Vaksinasi

Kabupaten Luwu dan Luwu Utara dínilai tak mampu memenuhi target Vaksinasi yang telah dítetapkan pemerintah pusat sebelumnya, yakni minimal 50 persen. Konsekwensinya, Dua daerah yang ada di Luwu Raya ini, PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang selama ini dílaksanakan dínaikkan ke level III. Díketahui, sebelumnya, Luwu dan Luwu Utara masuk dalam level II.

Selain Luwu dan Luwu Utara, daerah lain yang ada di Sulawesi Selatan yang juga dínaikkan level PPKMnya adalah Kabupaten Kepulauan Selayar, Bulukumba, Kabupaten Jeneponto, Takalar, Kabupaten Sinjai, Bone, Maros, Pangkep, Barru, Soppeng, Wajo, Sidrap, dan Tana Toraja.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, Arman Bausat mengemukakan, salah satu indikator naiknya level PPKM tersebut lantaran capaian vaksinasi daerah tersebut masih minim.



“Pada PPKM sebelumnya Sulsel secara umum sudah PPKM Level II. Tapi kalau daerah tidak capai target tentu menjadi indikator pertimbangan untuk naik level,” kata Arman.

Arman juga menyebut, daerah yang paling rendah capaian vaksinasinya yakni Kabupaten Jeneponto, yakni hanya 16,02 persen.

Kendati begitu, Arman mengaku sudah berupaya mendorong pelaksanaan vaksinasi tersebut. Khususnya di daerah-daerah yang capaiannya masih sangat minim. Ada tim khusus yang dibentuk untuk membantu percepatan vaksinasi tersebut.

“Kita kerja sama dengan PKK kabupaten/kota untuk lebih aktif mencari sasaran dan mengedukasi masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19,” sebutnya.(red)

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak