Rektor Untad Akan Perpanjang Keringanan UKT di Semester Genap ? Ini yang Dilakukan Majelis Mahasiswa

 Rektor Untad Akan Perpanjang Keringanan UKT di Semester Genap ? Ini yang Dilakukan Majelis Mahasiswa

Universitas Tadulako, Kota Palu, Sulawesi Tengah


PALU – Majelis Mahasiswa Universitas Tadulako telah melaksanakan Audiensi bersama pimpinan Unuversitas Tadulako (Untad), dalam hal ini Rektor Universitas Tadulako, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Senin (11/1/2021).

Dalam Audiensi terkait kebijakan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) ini, dihasilkan beberapa keputusan yang kesemuanya terlampir dalam surat edaran yang dikeluarkan Majelis Mahasiswa.

Dari surat edaran tersebut diketahui bahwa memang benar adanya akan ada kebijakan keringanan UKT di semester genap tahun 2020/2021, hal tersebut merupakan perpanjangan dari kebijakan yang diberlalukan pada semester kemarin.

Dalam surat ini pula, diketahui bahwa Rektor Universitas Tadulako telah menginstruksikan kepada Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan untuk segera mengeluarkan Surat Keputusan perpanjangan bantuan keringanan UKT.


“Iya, memang benar adanya terkait surat edaran dari Majelis Mahasiswa,” tandas Ketua Majelis Mahasiswa (12/1/2021).

Sebelumnya, Majelis Mahasiswa ketika dihubungi oleh media mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pengawalan terkait pembiayaan UKT pada semester genap ini.

“Perihal tersebut kami telah melakukan pengawalan dengan membangun komunikasi dengan pihak yang mempunya wewenang atas hal demikian. Namun hasil dari komunikasi yang di bangun dari bulan desember 2020 ialah menunggu regulasi atau kebijakan dari kementrian perihal keringan ukt bagi mahasiswa Untad. Komunikasi pun terus kami lakukan menanyakan apakah telah ada keringanan ukt bagi mahasiswa di semester ini dan apakah ada subsidi kuota internet di semester ini mengingat perkuliahan masih di lansungkan secara daring,” jelas Ketua Majelis Mahasiswa saat dikonfirmasi via pesan whatsapp, Sabtu (9/1/2021).

Lebih lanjut, dirinya pun mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah melakukan Rapat Koordinasi bersama Bemut, DPM/BPM dan UKM tigkat Universitas pada hari Jumat (8/1/2021).

“Pengawalan pun terus kami lakukan sampai dengan saat ini. Pendiskusian perihal masalah uang kuliah tunggal pun kami adakan dengan  mengundang kepada BEM UNTAD, BPM/DPM fakultas dan seluruh UKM di tingkat universitas untuk duduk bersama membahas hal ini beberapa waktu kemarin,” ungkapnya.

Dalam rapat ini, dihasilkan keputusan untuk mendesak kepada Rektor Universitas Tadulako untuk memberlakukan kembali kebijakan keringan ukt bagi seluruh mahasiswa UNTAD, memberikan subsidi bantuan kuota internet terhitung selama 8 kali pertemuan atau selama 2 bulan sebesar Rp. 200.000, serta mengintruksikan kepada seluruh teman-teman mahasiswa untad untuk tidak melakukan pembayaran ukt dulu sebelum surat edaran rektor tentang pemberlakuan kembali keringan ukt di semester genap di keluarkan.

Untuk diketahui, sesaat sebelum berita ini diterbitkan, telah keluar surat edaran tentang peraturan Rektor mengenai pengurangan UKT, dan dalam hal ini jurnalis kami masih mencoba menghubungi pihak Majelis Mahasiswa untuk mengetahui tanggapan terkait hal ini.

(eko prasetyo)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak