Stok Vaksin di Daerah Menipis, Plt Gubernur Sulsel, Kita Tunggu dari Kementerian

 Stok Vaksin di Daerah Menipis, Plt Gubernur Sulsel, Kita Tunggu dari Kementerian

Stok Vaksin di Daerah Menipis, Plt Gubernur Sulsel, Kita Tunggu dari Kementerian

Jatah Vaksin di Kabupaten Luwu Timur saat ini menipis. Bahkan, diperkirakan, Stok Vaksin yang didrop sebelumnya oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan hari ini, Selasa, 27 Juli 2021 akan habis.

Kadinkes (Kepala Dinas Kesehatan) Luwu Timur, Rosmini Pandin mengungkapkan jika stok vaksin yang ada hanya cukup untuk kebutuhan vaksinasi dosis kedua.

“Stok vaksin hari ini bisa habis. Untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi Covid-19, kami masih menunggu dropping dari Makassar,” kata Rosmini.



Lebih lanjut, Rosmini mengatakan, pihaknya telah mengajukan jumlah kebutuhan vaksin.

“Untuk pembagian stok vaksin, setiap kabupaten akan mendapat jatah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel,” jelas Rosmini.

Rosmini juga meminta agar masyarakat segera melakukan pendaftaran nama dísertakan Nomor KTP di Puskesmas wilayah masing-masing agar menjadi peserta prioritas vaksinasi.

“Jaga diri, tetap mematuhi protokol kesehatan, jaga imun. Kami berharap agar pandemi ini segera berakhir,” tutur Rosmini.

Sekedar díketahui, untuk target sasaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur berjumlah 222.937. Rinciannya, terdiri dari SDM Kesehatan 1.547, Prtugas Publik 22.412, Lansia 18.469, masyarakat umum dan rentan 147.156, serta remaja 33.353.

Pada tahap pertama, vaksinasi telah mencapai 38.781 atau berkisar 17 persen. Lalu pada tahap kedua, telah mencapai 18.035 dengan pencapaian 8 persen.

Terkait stok vaksin yang menipis, Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mengakui akan hal itu. “Bahkan ada daerah yang sudah habis stoknya,” kata Andi Sudirman.

Andi Sudirman mengungkapkan, daerah yang sudah kehabisan stok vaksin selain Kabupaten Luwu Timur adalah Kabupaten Luwu Utara.

“Seperti Luwu Timur, Luwu Utara kalau tidak salah juga sudah habis juga stoknya. Kita tinggal menunggu cadangan dari kementerian,” kata Andi Sudirman.(red)

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak