Tari Pa’duppa Pecahkan Rekor MURI di Event Sulsel Menari 2024

Pagelaran Tari Pa'duppa oleh Pelajar Kota Palopo
Banner

PALOPO, SPIRITKITA — Pj Wali Kota Palopo, Asrul Sani, SH., M.Si., menyaksikan pagelaran Tari Pa’duppa yang dibawakan oleh pelajar Kota Palopo dalam rangka event Sulsel Menari. Acara ini dilaksanakan serentak di seluruh Sulawesi Selatan secara virtual, dan untuk Kota Palopo diadakan di Lapangan Pancasila.

Dalam sambutannya, Pj. Wali Kota Palopo, Asrul Sani, mengungkapkan bahwa pagelaran Tari Pa’duppa dengan menggunakan Baju Bodo oleh para pelajar ini berhasil memecahkan rekor MURI. “Tari ini dilaksanakan di 24 kabupaten dan kota se-Sulsel serta memecahkan rekor MURI sebagai tari dengan menggunakan Baju Bodo terbanyak,” ujar Asrul Sani.

Asrul Sani menambahkan bahwa Tari Pa’duppa merupakan tarian tradisional yang biasanya ditampilkan untuk menyambut tamu, atau dikenal juga sebagai tari selamat datang. “Tari Pa’duppa diciptakan oleh seniman Andi Siti Nurhani Sapada pada tahun 1961. Awalnya tarian ini hanya ditampilkan di hadapan para raja dan tamu agung dalam acara pesta adat dan perkawinan,” jelasnya.

Seiring berjalannya waktu, Tari Pa’duppa kini dapat ditampilkan pada berbagai acara termasuk acara kepariwisataan. “Tari Pa’duppa juga diiringi dengan musik khas Sulawesi Selatan seperti gendang Makassar, suling, kecapi, dan pui-pui,” tambah Asrul.

Tari Pa’duppa dibawakan dengan gerakan khas oleh para perempuan, termasuk gerakan menabur beras yang bermakna sebagai tanda penghormatan dan dipercaya sebagai penolak bala. Para penari mengenakan busana adat Baju Bodo dengan hiasan lengkap seperti gelang, bando, anting, dan kalung rantai bermotif bunga. Baju Bodo merupakan salah satu busana adat paling tua di dunia, berbentuk persegi empat dengan lengan pendek di atas siku.

Acara ini juga dihadiri oleh Pj. TP-PKK Palopo, Hasnawati Asrul, SE, Sekretaris Daerah Kota Palopo, Drs. H. Firmanza DP, Forkopimda Kota Palopo, pimpinan perangkat daerah, para kepala sekolah, serta undangan lainnya.

Banner
fsuryaa
Redaksi
Tim Spiritkita
Tim Spiritkita
Tim Spiritkita
Reporter
Pasangiklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *