Tenaga Medis PNS Naik Pangkat Satu Tingkat, Penghargaan yang Ikut Penanganan Covid-19

Tenaga Medis PNS Naik Pangkat Satu Tingkat, Penghargaan yang Ikut Penanganan Covid-19

Tenaga Medis covid-19
Penghargaan negara untuk tenaga medis yang terlibat penanganan Covid-19. Tenaga Medis akan memperoleh kenaikan pangkat otomatis

Kabar Gembira ditengah Tugas Berat. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengumumkan, Kemenpan RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) sedang mempersiapkan keputusan. Keputusan itu terkait tenaga medis pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas dalam penanganan virus Covid-19 akan mendapat kenaikan pangkat satu tingkat.

Demikian halnya untuk tenaga medis PNS yang wafat saat bertugas merawat pasien Covid-19. Juga akan diberikan penghargaan kenaikan pangkat beserta uang tunjangan.

Tjahjo di Jakarta mengatakan pemberian itu sebagai bentuk penghargaan Pemerintah. Penghargaan kepada tenaga medis yang telah berjuang dalam penanganan Covid-19 di Tanah Air.

Dikatakannya, pemberian penghargaan sudah dibahas Kementerian PAN RB bersama Kepala BKN, dan PT Taspen.

Pendataan Tenaga Medis

Olehnya itu, Tjahjo menyebut telah meminta BKN untuk melakukan percepatan proses pendataan ke seluruh daerah. Juga koordinasi dengan Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Menteri Kesehatan dan Kepala Daerah untuk menindaklanjuti perihal Tenaga Medis PNS Naik Pangkat

“Saat ini, BKN sudah meminta seluruh Kepala Kantor Regional BKN untuk berkoordinasi dengan instansi asal guna menentukan status wafat dalam tugas bagi PNS tenaga kesehatan yang meninggal,” ujar Tjahjo.

Baca juga, Tidak Lagi Mengimbau, Pemerintah Siapkan Regulasi Larangan Mudik

Tjahjo menjelaskan, untuk tenaga medis PNS yang meninggal dalam tugas penanganan Covid-19, akan mendapatkan kenaikan pangkat anumerta. Atau satu tingkat lebih tinggi dan juga tunjangan jaminan kecelakaan kerja atau jaminan kematian sebesar 330 juta melalui PT Taspen.

“Kategori status wafat bagi tenaga medis, kata Tjahjo, ialah mereka yang meninggal karena saat sedang melaksanakan tugas penanganan Covid-19,” ujar Tjahjo.

Sedangkan, kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi ditetapkan bersamaan dengan keputusan pensiun oleh pejabat pembina kepegawaian dari PNS yang bersangkutan. Setelah penetapan status tewas oleh BKN.

Tjahjo mengaku telah melaporkan perihal ini ke Presiden RI pada rapat terbatas yang digelar Selasa kemarin.

“Kita meminta penetapan pensiun sekaligus penetapan kenaikan pangkat satu tingkat oleh PPK masing-masing instansi yang menaungi tenaga medis PNS wafat agar dipercepat,” tegas Tjahjo.(red)

Read Previous

Harga BBM Nonsubsidi Diprediksi Turun, Kalau BBM Subsidi…?

Read Next

Zakat Fitrah Tahun 2020 Kota Palopo Ditetapkan, Ini Besarannya

ADS AUTO

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *