THR dan Gaji ke-13 Sudah Disiapkan, Khusus Untuk PNS Kelompok Pelaksana Golongan, 1, 2 dan 3

THR dan Gaji ke-13 Sudah Disiapkan, Khusus Untuk PNS Kelompok Pelaksana Golongan, 1, 2 dan 3

Menteri Keungan Sri Mulyani
Menteri Keungan Sri Mulyani

THR dan Gaji ke-13 sudah disiapkan untuk tahun ini oleh pemerintah. Perhitungan untuk ASN, TNI, Polri terutama kelompok pelaksana golongan 1, 2, 3 THR-nya sudah diusulkan ke Presiden dan akan diputuskan pada sidang kabinet.

Pernyataan Sri Mulyani disampaikan melalui konferensi video setelah mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo, Selasa, 7 April 2020.

“Sedangkan untuk pejabat negara nanti Presiden yang akan menetapkan seperti menteri, anggota DPR dan para pejabat termasuk eselon 1 dan 2. Jadi kami akan menyampaikan ke Presiden. Nanti diputuskan presiden dalam minggu-minggu ke depan,” tambah Sri Mulyani.

Diketahui, sebelumnya, Besaran THR yang diterima PNS berbeda disetiap jabatan, golongan, dan masa kerja. Besaran THR tergantung dari gaji pokok yang diterima oleh masing-masing ASN.

Sementara itu, pada awal April 2019 lalu, pemerintah memberikan kenaikan gaji ASN sebesar 5 persen. Bila mengacu gaji terbaru otomatis THR dipastikan meningkat.

Baca sebelumnya, THR dan Gaji ke-13 Terancam Dipotong

Sebelumnya diberitakan, saat ini, pemerintah bersama-sama tengah melakukan refocusing dan realokasi seluruh anggaran.

Ada sekitar Rp95,7 triliun anggaran yang direalokasi untuk TKDD dan Rp9,4 triliun direalokasi untuk belanja tahap pertama.

Menurut Menkeu Sri Mulyani, dalam proyeksi APBN 2020, penerimaan hanya Rp1.760,9 triliun atau turun dari target Rp2.233,2 triliun. Sementara, belanja negara naik dari Rp2.540 triliun menjadi sebesar Rp2.613,8 triliun.

Dengan proyeksi tersebut, defisit diperkirakan membengkak menjadi 5,07 persen dari PDB atau sekitar Rp853 triliun dari sebelumnya 1,76 persen atau Rp307,2 triliun.

“Dengan penerimaan turun, di sisi lain belanja tertekan. Masih membahas langkah-langkah. Kami bersama Presiden minta buat kajian pembayaran THR dan gaji ke-13, apakah perlu dipertimbangkan lagi, mengingat beban negara meningkat,” terang Menkeu, Sri Mulyani, Senin kemarin.(red)

Read Previous

LKPJ Bupati Luwu Timur Disampaikan Via Video Confrence

Read Next

Bangun Pos Desa Gunakan ADD dan Dikelola Relawan Desa, Instruksi Menteri Desa PDTT

ADS AUTO

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *