Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkoba, Penganiayaan dan Perlindungan anak Meningkat di Luwu Timur

 Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkoba, Penganiayaan dan Perlindungan anak Meningkat di Luwu Timur

Pemusnahan barang bukti tindak kejahatan di Luwu Timur. (ft.hms_Lutim)


Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkoba, Penganiayaan dan Perlindungan anak Meningkat di Luwu Timur

KASUS Pidana Narkoba di Luwu Timur meningkat dari tahun sebelumnya. Hal ini díbuktikan dari banyaknya barang bukti yang dímusnakan pada kegiatan pemusnahkan barang bukti dari sejumlah kasus tindak pidana yang berhasil díungkap di halaman Kejari yang díhadiri Bupati Luwu Timur dan jajaran Forkopimda.

Adapun barang bukti yang dímusnahkan di antaranya, 102,0236 gram sabu dan 435,55 gram ganja. Ada juga barang bukti dari kasus perikanan, ITE, perlindungan anak, dan pidana hukum lainnya.

Dengan kondisi ini kata Zubair, Polres Luwu Timur harus bekerja ekstra untuk mengungkap pelaku yang modusnya makin canggih.



“Pada tahun lalu ada 47 perkara yang sampai di pengadilan dan diputus, tapi tahun ini baru bulan September yang sudah putus 46 perkara,” kata Zubair.

Selain Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkoba, sambung Zubair, kasus lain juga mengalami tren kenaikan, seperti penganiayaan dan kasus perlindungan anak. Di mana tahun lalu kasus penganiayaan ada 16 perkara. Sementara, hingga September tahun ini, sudah ada 20 kasus penganiayaan.

Kemudian, kasus perlindungan anak tahun lalu hanya 11 perkara, sementara tahun ini hingga September telah masuk 11 perkara. Adapun kasus pembunuhan tahun ini nihil.(red)

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak