Titik Lokasi Pelaksanaan SKD Ditenggarai Lakukan Kecurangan, 4 Diantaranya Berada di Sulawesi Selatan

 Titik Lokasi Pelaksanaan SKD Ditenggarai Lakukan Kecurangan, 4 Diantaranya Berada di Sulawesi Selatan

Ilustrasi


Titik Lokasi Pelaksanaan SKD Dítenggarai Lakukan Kecurangan, 4 Díantaranya Berada di Sulawesi Selatan

Sejumlah kecurangan dalam pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tes CPNS di beberapa daerah terungkap.

Dari 9 titik lokasi pelaksanaan tes SKD CPNS yang díterima Menteri PANRB Tjahjo Kumolo, 4 díantaranya berada di Sulawesi Selatan.

Kempatnya masing-masing Titik Lokasi Mandiri Pemkab Luwu (Aula Lagaligo Kantor Bupati Luwu). Titik Lokasi Mandiri Pemkab Enrekang (Aula Kantor Bupati Enrekang). Titik Lokasi Mandiri Pemkab Sidenreng Rappang (Ruang Pola Kantor Bupati Sidenreng Rappang). Dan juga Titik Lokasi Mandiri Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (UKIP Makassar).



Titik Lokasi (Tilok) lainnya yakni di Pemkab Buol (Aula BKPSDM Buol). Selanjutnya Tilok Mandiri Cost-Sharing Mandiri Kab. Mamuju dan Kab. Pasang Kayu (Gedung PKK Prov Sulawesi Barat). Tilok lainnya di Pemkab Mamasa (Aula SMKN 1 Mamasa). Titik Lokasi Pemkab Buton Selatan (Gedung Baruga Buton Selatan) dan Titik Lokasi Mandiri BKN Lampung (Aula Makorem 043 Garuda Hitam).

Laporan kecurangan SKD CPNS yang díterima Menteri PANRB Tjahjo Kumolo telah díbagikan kepada wartawan, Rabu, 27 Oktober 2021. Adapun modus yang dípakai peserta sebahagian menggunakan aplikasi.

Menyikapi laporan itu, dísebutkan BKN akan menjatuhkan sanksi bagi peserta maupun oknum yang terlibat jika terbukti melakukan kecurangan seleksi CPNS 2021.

“Akan díproses sesuai hukum dan perundang-undangan yang berlaku,” kata Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama BKN, Satya Pratama.

Senada, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo juga menegaskan sanksi pemecatan akan díberikan kepada semua ASN yang terbukti terlihat kecurangan seleksi CPNS 2021.

“Akan menindak tegas jika terbukti ada ASN yang terlibat di dalamnya. ASN yang terlibat harus dípecat,” kata Tjahjo dalam keterangan tertulisnya.

Pelaksanaan SKD CPNS di Luwu, 4 Oknum Terindikasi Lakukan Kecurangan

Tjahjo mengungkapkan, BKN dan Pansel CASN 2021 sudah melakukan audit trail dan forensik dengan machine learning atau artificial intelligence untuk mengidentifikasi peserta yang melakukan kecurangan.

“Badan Kepegawaian Negara, serta Kementerian PAN-RB sedang membahas proses diskualifikasi bagi peserta yang terlibat,” ucap Tjahjo.(red)

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak