UNCP Palopo Klarifikasi Terkait Insiden Pengeroyokan di Kampus

Kampus Satu Universitas Cokroaminoto Kota Palopo. (dok: Spiritkita)
Banner

PALOPO, SPIRITKITA — Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) merespons pemberitaan mengenai insiden pengeroyokan yang terjadi di dalam kampus. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Suhardi SPd MPd, memberikan beberapa klarifikasi penting terkait kejadian ini.

Suhardi menyoroti pemberitaan di salah satu media yang dinilai mengabaikan prinsip “cover both sides” atau keseimbangan informasi. “Kami sangat menyayangkan pemberitaan yang tidak memuat pernyataan ataupun klarifikasi dari UNCP sebagai salah satu pihak yang disebutkan,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa setiap informasi yang disajikan kepada publik harus melalui proses verifikasi dari berbagai narasumber yang kredibel.

Pihak kampus menjelaskan bahwa insiden pengeroyokan terjadi pada malam hari, sekitar pukul 24.00 WITA, pada 20 Mei 2024, saat pintu pagar kampus dalam kondisi terkunci. “UNCP memiliki aturan yang melarang setiap kegiatan di malam hari, dari pukul 18.00 hingga 07.00 WITA,” jelas Suhardi. Aturan ini tertuang dalam surat edaran rektor dan tata tertib mahasiswa, yang seharusnya menjadi acuan bagi seluruh insan akademis UNCP.

Suhardi menegaskan bahwa pihak kampus prihatin dan menyesalkan kejadian ini. “Kami sudah melakukan pertemuan dengan keluarga korban dan membicarakan masalah ini. Kami melalui Tim Komisi Disiplin sedang memproses kasus ini sesuai dengan peraturan yang berlaku di UNCP,” katanya. Tim Komdis sudah memanggil dan memeriksa beberapa saksi untuk mendapatkan informasi yang jelas mengenai pelaku aksi pengeroyokan tersebut. Pelaku yang terbukti bersalah akan ditindak tegas sesuai aturan UNCP.

Banner
fsuryaa
Redaksi
Tim Spiritkita
Tim Spiritkita
Tim Spiritkita
Reporter
Pasangiklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *