Update Covid-19 Luwu Raya dan Sulsel, Alhamdulillah, Banyakan Sembuh

Update Covid-19 Sulsel dan Luwu Raya, Alhamdulillah, Banyakan yang Sembuh

Update jumlah pasien positif sembuh hari ini, Minggu, 3 Mei 2020 sebanyak 41 orang. Sementara, 2 orang dikabarkan meninggal.

Update Covid-19

Total jumlah pasien yang sembuh sebanyak 200 orang sementara yang dinyatakan meninggal sebanyak 42 orang.

Sementara itu, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) disebutkan hari ini meninggal dunia. Sebelumnya, 74 PDP dinyatakan Non Covid-19.

Demikian halnya orang dalam pemantauan (ODP). Seperti yang dirilis laman Sulsel tanggap Covid-19, sebanyak 70 orang dinyatakan selesai pemantauan. Update Covid-19 Luwu Raya dan sulsel

Luwu Raya

Sementara untuk lingkup Luwu Raya, terbanyak penderita covid-19 saat ini adalah Luwu Utara. Tercatat 20 orang warga Luwu Utara terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan jumlah penderita demikian, Luwu Utara kini menjadi Zona Merah penyebaran Virus Corona.

Hal yang sama juga untuk Luwu Timur. Dengan jumlah warga sebanyak 10 orang yang saat ini terkonfirmasi positif corona, Luwu Timur juga disebut dalam wilayah Zona Merah.

Kota Palopo dan Kabupaten Luwu sampai saat ini masih 1 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Terkait jumlah penderita Covid-19 Luwu Utara, sebelumnya diberitakan, Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Luwu Utara untuk Penanganan Covid-19, Komang Krisna mengungkapkan, 17 santri bersama 2 santri asal Bonebone telah dibawa ke Makasssar untuk dilakukan karantina di Swissbell Hotel Makassar.

“Jadi, 19 santri yang positif sudah tidak ada lagi di Luwu Utara. Keluarganya juga akan kita lakukan kontak tracing besok untuk memastikan apakah di Luwu Utara ini sudah masuk wilayah transmisi lokal atau tidak,” terangnya.

Tentang kasus positif covid-19 yang kini sudah ada 20 kasus, Komang secara runut menjelaskan bahwa pada awalnya ada 73 santri dari Temboro yang dilaporkan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Utara. Ke-73 santri ini, sebut dia, langsung melakukan pemeriksaan rapid test di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

Pantauan COVID-19 Sulawesi Selatan Update Data Update Pukul 17:29, Hari Minggu – 03 Mei 2020

“Hasil rapid test yang didapatkan waktu itu adalah satu kasus yang reaktif, sementara kasus lainnya non reaktif, sehingga pihak Bandara Sultan Hasanuddin dan Dinas Kesehatan Provinsi, merekomendasi santri non reaktif ini pulang ke rumahnya masing-masing di Luwu Utara, sementara satu kasus reaktif diminta untuk karantina di Makassar,” beber Komang Krisna.(fik)

Read Previous

PSBB Makassar Tidak Efektif, Ini Titik Lemahnya

Read Next

Draft RPP THR Selesai Dibuat, Berikut Rincian Penerima dan Besarannya

ADS AUTO

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *