Walikota Minta Polres Palopo Tangani Penyebar “Open Donation UPTD JA”

Walikota Minta Polres Palopo Tangani Penyebar “Open Donation UPTD JA”

Kerja-kerja Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Palopo coba dicederai dengan beredarnya permintaan sumbangan di laman Media Sosial.

open donation
Screen Shoot Open Donation mengatasnamakan UPTD JA

Dari screen shoot yang diterima redaksi spiritkita.com, tertulis “Open Donation: UPTD JA Bertugas dalam evakuasi pasien ODP, PDP dan Confirmed. Transfer ke Rekening BNI a.n. Syartika Arifuddin 2732XXXXX konfirmasi ke +62 852 5536 XXXX.

Padahal diketahui, dalam penanganan Covid-19 ini, Pemerintah Pusat dan daerah telah berkali-kali menyebut anggaran yang digunakan dalam penanganan Covid-19 bersumber dari APBD/APBN.

Walikota Palopo, HM Judas Amir yang dikonfirmasi terkait screenshoot yang beredar tersebut menampik dan Walikota Minta Polres Palopo mengusut pelaku yang membuat dan menyebar screen shoot open donasi yang mengatas namakan UPTD JA.

Judas Amir juga meminta agar masyarakat tidak merespon open donasi tersebut karena memang UPTD JA yang kini jadi PSC 119 JA tidak pernah membuka donasi penanganan virus Corona.

“Adapun open donasi yang mengatasnamakan UPTD JA itu bukan dari pemerintah, ini ulah oknum yang mengatasnamakan saja,” kata Judas Amir, Sabtu, 28 Maret 2020

Bacaki Sebelumnya: Dalam penanganan Pendemi Covid-19, Pemerintah tegaskan Sumber Anggarannya

Judas Amir menyebut, tidak ada larangan bagi lembaga ataupun orang per orang menyalurkan bantuan baik berupa alat pelindung diri (APD), Natura dan lain-lain untuk membantu masyarakat di tengah mewabahnya virus Corona.

Hanya saja, tegas Judas Amir, penyaluran bantuan tersebut harus jelas ke lembaga mana dan apakah disalurkan sesuai peruntukannya.

Sekedar diketahui, UPTD Jemput Antar (JA) merupakan Unit kerja Pemkot Palopo dibawah Dinas Kesehatan yang kini berubah menjadi PSC 119 JA Kota Palopo tidak pernah membuka donatasi untuk bantuan penanganan virus Corona.

Terkait Hal Ini, Baca Penjelasan Syartika Arifuddin, Pemilik Rekening dan yang Membuka Open Donasi UPTD JA

Dalam penanganan virus corona, UPTD JA memiliki anggaran tersendiri.

“Unit Kerja Pemerintah tidak diperkenankan membuka donasi karena ini bukan organisasi sosial atau kemasyarakatan,” kunci Judas Amir.(red)

Read Previous

Luwu Diserbu Pendatang SM Covid-19, Gugus Tugas Gencar Lakukan Langkah Pencegahan

Read Next

Cegah Penyebaran Covid-19, Tiga Pintu Masuk Kabupaten Luwu di Jaga Ketat

ADS AUTO

One Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *