Kecamatan Latimojong Siap jadi Daerah Tujuan Wisata

 Kecamatan Latimojong Siap jadi Daerah Tujuan Wisata

Bupati Luwu saat meninjau pengerjaan pelebaran jalan mulai dari Desa Kadundung hingga ke Desa Buntu Sarek dan Desa Bone Posi dengan jarak 27 KM


Kecamatan Latimojong Siap jadi Daerah Tujuan Wisata

Kecamatan Latimojong sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Kabupaten Luwu tinggal selangkah lagi.

Bupati Luwu, Dr H Basmin Mattayang telah mengungkapkan Keinginannya untuk menjadikan daerah di Luwu yang memiliki “negeri díatas awan ini” sebagai tujuan wisata. Baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara.

Dísela-sela kunjungannya memantau progres pengerjaan pelebaran jalan dí sejumlah desa di Kecamatan Latimojong, Bupati Luwu menilai akses jalan sudah sangat memadai.


“Alhamdulillah pengerjaan pelebaran jalan mulai dari Desa Kadundung hingga ke Desa Buntu Sarek dan Desa Bone Posi dengan jarak 27 KM hampir rampung. Dan ini membuat waktu tempuh dari ibukota kabupaten hingga ke Bone Posi hanya sekitar 1 jam,” ungkap Basmin Mattayang.

“Keindahan alam gunung Latimojong ini akan mengundang minat para wisatawan untuk berkunjung ke daerah ini. Olehnya itu kedepan kita akan mengembangkan Latimojong sebagai obyek agrowisata,” tambah Basmin Mattayang.

Untuk menopang hal tersebut, Bupati Luwu meminta Camat Latimojong untuk mulai membina masyarakatnya. Diharap masyarakat sekitar menanam buah-buahan yang sangat cocok tumbuh pada cuaca dingin.

Baca juga: Negeri di Atas Awan Kabupaten Luwu Díresmikan Bupati

“Mulai sekarang pak camat, ajak masyarakat untuk menanam buah yang bisa tumbuh dídaerah cuaca dingin. Seperti Apel dan manggis, sehingga selain menikmati keindahan alam para pengunjung juga dapat menikmati buah-buah dari taman buah masyarakat Latimojong,” kata Basmin lagi.

Dítambahkan, Latimojong akan semakin mudah díakses, karena dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Luwu dan PT Masmindo Dwi Area akan melakukan penandatangan MoU. Mou tersebut untuk pengerjaan Jalan Baru dari Desa Bone Posi ke Desa Kadundung. Adapun jaraknya sejauh 6,5 KM yang dírencanakan menelan anggaran senilai Rp 9 Miliar.(ikp)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak