Kursi Ketua DPRD Lutim Masih Kosong, DPP Golkar Tak Kunjung Tetapkan Kader Pengganti

 Kursi Ketua DPRD Lutim Masih Kosong, DPP Golkar Tak Kunjung Tetapkan Kader Pengganti

Kursi Ketua DPRD Lutim Masih Kosong, DPP Golkar Tak Kunjung Tetapkan Kader Pengganti

Enam nama legislator Golkar yang sebelumnya digodok untuk menduduki kursi Ketua DPRD Luwu Timur menciut. Saat ini, tersisa tiga nama yang merupakan hasil seleksi dari uji kelayakan di DPD Golkar Sulsel.

Ketiga nama ini pun sudah dikirim DPD 1 Golkar Sulsel ke DPP untuk selanjutnya ditentukan siapa yang layak menduduki Kursi Ketua DPRD yang lowong masing-masing adalah Wahidin Wahid, Heriyanti Harun dan Aripin.

Hanya saja, sampai saat ini, satu nama yang diharap untuk di menggantikan Ketua Golkar yang meninggal beberapa waktu lalu tak kunjung diterima DPP II Golkar.



Pelaksana tugas (Plt) Ketua Golkar Luwu Timur, Taqwa Muller mengatakan, saat ini pihaknya masi menunggu.

“Sampai saat ini belum ada perkembangan dan saya sendiri masih menunggu dari DPD I (rekomendasi ketua DPRD Luwu Timur),” kata Taqwa Muller.

Taqwa tak menampik sangat menyayangkan lambatnya rekomendasi calon Ketua DPRD Lutim terbit. Pasalnya, kedepam sosok Ketua DPRD sangat dibutuhkan untuk menunjang kinerja legislatif dan eksekutif di Luwu Timur.

“Lutim akan melakukan pembahasan anggaran perubahan sekaligus akan membahas anggaran pokok tahun 2022. Saya berharap secepatnya baik itu dari DPD I maupun DPP, karena ketua DPRD nantinya harus tandatangan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Komunikasi Publik DPD I Golkar Sulsel, Zulham Arief menyebutkan memang sulit rekomendasi DPP keluar dalam waktu dekat ini. Sebab Jakarta sedang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

“Bolanya saat ini ada di DPP. Tapi kita lihat kondisi PPKM, hampir semua kegiatan di Jakarta tidak jalan,” sebut Zulham.

Dia memandang, Ketua DPRD merupakan jabatan politisi. Sehingga tak boleh sembarangan menempatkan orang di posisi tersebut. Selain itu, Golkar juga mesti hati-hati memilih ketua.

“Dia harus kuasai fungsi di DPRD dan juga harus membesarkan partai. Karena pak ketua (Taufan Pawe) selalu mengingatkan partai Golkar untuk tidak pernah memusuhi pemerintah,” kuncinya.(rah)

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak