Pemerintah Dukung Budidaya Porang, Basmin: Untuk Kesejahteraan Petani

 Pemerintah Dukung Budidaya Porang, Basmin: Untuk Kesejahteraan Petani

Bupati Luwu, Basmin Mattayang saat memberi sambutan di kegiatan sosialisasi Budidaya Porang


Pemerintah Dukung Budidaya Porang, Basmin: Untuk Kesejahteraan Petani

Pemerintah Kabupaten Luwu bekerjasama dengan KNPI Sulsel, Bank BRI dan PT Al-Fatih Porang Indonesia memperkenalkan Budidaya dan KUR Tani Porang bertempat pada aula rumah jabatan Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu Kecamatan Belopa Utara.

Terlihat hadir pada kegiatan ini, Bupati Luwu, H Basmin Mattayang, Ketua KNPI Sulsel, Andi Muhammad Arham Basmin, Pimpinan Cabang Bank BRI Belopa, Triono Pryono Saputra dan Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif.

Dihadapan 150 orang petani, Syaharuddin Alrif memberikan penjelasan dan motivasi untuk berupaya mengembangkan komoditi tanaman porang di Kabupaten Luwu


Kabupaten Luwu Potensi untuk Pengembang Budidaya Udang

“Tanaman porang ini telah menjadi salah satu komoditi ekspor Indonesia karena banyaknya permintaan dari mancanegara,” kata Syaharuddin Alrif

Menurutnya, Tanaman Porang sangat mudah untuk pelaksanaan budidaya karena dapat hidup pada lahan kritis apalagi pada lahan yang subur.

“Tanaman Porang ini sangat mudah dalam pelaksanaan budidaya pada Kabupaten Luwu karena memiliki tanah yang subur. Ini dapat tumbuh pada bagian bawah tanaman yang lain sehingga tidak perlu mematikan tanaman yang sudah ada,” lanjutnya

Bahkan bagi petani yang ingin membudidayakan tanaman porang ini, Wakil Ketua DPRD Sulsel dua periode ini bersedia melakukan pendampingan dan memfasilitasi untuk penyediaan bibit sampai pada penjualan hasil tanaman porang.

Sementara itu, Bupati Luwu, Basmin Mattayang sendiri sangat merespon pelaksanaan sosialisasi budidaya tanaman porang ini

Basmin mengatakan Pemerintah akan mendukung Budidaya Porang jika tanaman tersebut dapat mensejahterakan para masyarakat petani yang ada pada daerah Kabupaten Luwu

“Walaupun tanaman porang ini hal baru bagi petani Luwu, namun tidak ada salah untuk mencoba membudidayakannya dengan bimbingan dari para ahli,” ujar Basmin Mattayang.

Sekedar tambahan, Porang dulunya banyak terabaikan sebagai tanaman liar di pekarangan rumah. Namun kini, tanaman umbi-umbian dengan nama latin Amorphophallus muelleri telah banyak menjadi tanaman budidaya oleh petani pada sejumlah daerah.

Dewan Pendidikan Kabupaten Luwu Terbentuk, Bupati: Tugasnya Meningkatkan Mutu Pendidikan

Porang juga termasuk dalam salah satu komoditas ekspor. Pangsa pasarnya ke Negara Jepang, China, Taiwan, dan Korea.

Umbi porang jika mengalami pengolahan dapat menjadi tepung, untuk bahan baku industri untuk kosmetik, pengental, lem, mie ramen, dan campuran makanan lainnya.(ikp)

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *