Insentif Tenaga Medis Segera Dicairkan, Faskes Pasien Covid-19 Diminta Lengkapi Administrasi

 Insentif Tenaga Medis Segera Dicairkan, Faskes Pasien Covid-19 Diminta Lengkapi Administrasi

Penghargaan negara untuk tenaga medis yang terlibat penanganan Covid-19. Tenaga Medis akan memperoleh kenaikan pangkat otomatis


Insentif Tenaga Medis Segera Dícairkan, Faskes Pasien Covid-19 Díminta Lengkapi Administrasi

Perkembangan Covid-19 yang terlihat dínamis membuat Pemerintah menambah anggaran kebutuhan yang semula Rp169 triliun dínaikkan menjadi Rp254 triliun. Anggaran tersebut bersumber dari anggaran kesehatan 2021.

Dalam anggaran tersebut juga sudah termasuk insentif tenaga kesehatan, santunan kematian, biaya vaksinasi tenaga kesehatan dan masyarakat, perawatan pasien, obat-obatan, biaya isolasi, biaya tracking, tracing dan treatment, dan pengadaan alat kesehatan menjadi kebutuhan pokok yang harus dídanai pemerintah.

Terkhusus untuk Insentif tenaga kesehatan, Satgas Penanganan COVID-19 telah meminta fasilitas – fasilitas kesehatan (Faskes) yang menangani pasien COVID-19 untuk segera melengkapi persyaratan yang díbutuhkan.


Wilayah Zona Kuning di Sulsel 10 Kabupaten, Lainnya Masih Zona Orange Risiko Penyebaran Covid-19

Hal ini agar pemerintah segera dapat mencairkan instentif tenaga medis agar tidak tertunda.

“Kami meminta agar fasilitas kesehatan mempersiapkan persyaratan administrasi untuk diberikan kepada dinas kesehatannya masing-masing agar semuanya menjadi lancar,” Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito, Sabtu, 20 Februari 2021.

Terkait pencairan insentif tenaga kesehatan, Wiku menambahkan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Untuk memastikan bahwa insentif tenaga medis dapat segera dícairkan. Dan terutama segala hal yang berkaitan dengan kewenangan Kementerian Keuangan dan pemerintah daerah.

Prof Wiku Adisasmito juga menyampaikan, tidak ada pemotongan terhadap insentif tenaga medis di tahun 2021.

“Besaran nilai yang diberikan untuk tahun 2021 sama besarnya dengan yang diberikan pada tahun 2020. Penyalurannya menggunakan mekanisme penyaluran ke kas daerah dan akan diterima oleh tenaga medis,” ujar Wiku.(red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak