Kampung KB Kota Palopo Diharap Jadi Daerah Rujukan

Kampung KB Kota Palopo Diharap Jadi Daerah Rujukan

Akhirnya Tim Supervisi menyelesaikan kunjungan kerjanya ke kampung Keluarga Berencana (KB) di 9 kelurahan yang tersebar di 9 kecamatan, dalam wilayah Kota Palopo, Kamis 19 Maret 2020.

kampung kb kota palopo
Peninjauan kampung kb kota palopo

Didampingi plt. Dinas Pendidikan Kota Palopo Asnita Darwis, S.STP. dan Kapala Dinas Kelautan Nurlely Kaso, serta Kepala UPT, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kota Palopo Farid Kasim, SH.,M.Si (FKJ) mengakhiri kunjungannya di Kelurahan Maroangin Kecamatan Telluwanua.

Menurut FKJ, Dari 9 Kelurahan yang tersebar di semua kecamatan yang ikut andil pada Program Kelurga Berencana Dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang merupakan program yang dicanangkan oleh Presiden RI Ir.Joko Widodo dapat menjadi Daerah Rujukan.

“Kita sangat berharap Kampung KB Kota Palopo bisa jadi Daerah Rujukan jadi semua pihak yang terlibat dan terkait program Kampung KB agar tetap solid, kompak dan komitmen untuk mensukseksakan program yang merupakan amanah bapak presiden RI ini,” ungkap FKJ.

Dikesempatan itu juga, FKJ memantau langsung kondisi salah satu Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) di wilayah Maroangin dimana Paud yang memiliki anak binaan 32 orang tersebut masih memungkinkan untuk membangun ruang belajar.

Lihat Berita seputar Kampung KB Kota Palopo

“Paud ini lahannya masih tersedia untuk membangun ruang belajar, tahun ini akan kita direalisasikan, termasuk alat peraga edukasi buat peserta didik. Apalagi tahun ini ada program edukasi yang akan diintegrasikan ke program kampung KB,” Jelasnya.

Menurut FKJ, kebutuhan masyarakat yang ada di kampung KB tidak hanya berupa infrastruktur tapi juga membutuhkan penyuluhan dan program-program edukasi dari bawah. Mulai dari edukasi pendidikan anak usia dini hingga perencanaan pembangunan keluarga.

“Bukan hanya kali ini tim Supervisi turun untuk meninjau, namun kelanjutan dari program kampung KB ini akan terus kami pantau sehingga semua program yang ada untuk setiap wilayah dapat terintegrasi,” tandasnya.

Kampung KB adalah satuan wilayah setingkat RW atau dusun yang memiliki kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis.

Kampung KB bukan hanya melibatkan Dinas KB saja, namun juga melibatkan seluruh Dinas intansi terkait untuk bersama-sama meningkatkan kualitas hidup masyarkat terutama masyarakat yang berada di daerah-daerah pinggiran, perbatasan, terpencil dan wilayah nelayan.

Ruang lingkup pelaksanaan kampung KB, antara lain Kependudukan, Keluarga Berencana, Ketahanan Keluarga dan Pemberdayaan Keluarga, serta kegiatan lintas sektor (bidang pemukiman, sosial ekonomi, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak).

Kampung KB bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan, terbinanya peserta KB aktif, mengaplikasikan 8 fungsi keluarga, dan koordinasi lintas sektor.(fik)

Read Previous

Gugus Tugas Pencegahan Penanganan Covid-19 Dikukuhkan Walikota Palopo

Read Next

Pelantikan APDESI Luwu Periode 2020-2025 Ditunda

ADS AUTO

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *