ODP Covid-19 di Sulsel Terbanyak Kota Palopo 13 Orang, PDP Terbanyak Makassar 10 Orang

ODP Covid-19 di Sulsel

Jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) di Sulawesi Selatan hingga Jum’at malam, pukul 20.53 telah mencapai 50 orang. ODP sendiri adalah orang dengan gejala demam (>38c) atau ada riwayat demam atau ISPA TANPA Pneumonia dan memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.

50 orang yang terdata sebagai ODP di Dinas Kesehatan Pemprov Sulawesi Selatan ini tersebar diberbagai kabupaten/kota yang ada di wilayah Sulawesi Selatan.

Dilansir dari laman website Pemprov Sulsel, ODP Covid-19 di Sulsel terbanyak berasal dari Kota Palopo. Tercatat ada 13 orang yang masuk daftar ODP Sulsel. Sementara Luwu Timur ada 1 orang, Luwu Utara 1 orang, Toraja Utara 1 orang, Tana Toraja 1 orang, Enrekang 6 orang, Pinrang 3 orang, Pare-pare 2 orang, Soppeng 1 orang, Pangkep 5 orang, Sinjai 1 orang, Maros 4 orang, Gowa 3 orang, Jeneponto 2 orang, Bulukumba 1 orang, Selayar 1 orang dan Makassar 4
orang.

Sementara Pasien dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 21 orang tersebar di daerah Pinrang 1 orang, Sidrap 1 orang, Pare-pare 2 orang, Pangkep 1 orang, Maros 1 orang, Gowa 2 orang, Takalar, Bantaeng serta Sinjai masing-masing 1 orang dan Makassar 10 orang.

Sebelumnya, Pemprov Sulsel telah mengumumkan adanya dua warga Sulsel positif terinfeksi virus corona atau COVID-19.

Baca sebelumnya: Pemkot Palopo Terapkan “Work From Home”

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan kedua pasien tersebut merupakan kasus 285 dan 286. Keduanya berasal dari Kota Makassar.

“Kedua pasien ini dirawat di Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo dan berasal dari Kota Makassar,” kata Nurdin saat konferensi pers di Rujab Gubernur Sulsel, Kamis, (19/3).

Dari kedua pasien tersebut, satu di antaranya meninggal dunia yakni pasien kasus 285. Pasien ini, kata Nurdin, baru pulang dari Umrah.

Sementara, satu pasien lainnya yakni kasus 286 dalam kondisi membaik. Ia sebelumnya masuk ke rumah sakit dalam kondisi demam dan batuk.

Belakangan diketahui jika korban virus corona adalah warga Makassar yang bermukim di Jalan Rajawali.(fik)

Read Previous

Launching Kartu Pra Kerja, Target Awal 2 Juta Orang, Buruan Daftar,…

Read Next

Satgas Covid-19 Luwu: Bayi 9 Bulan Tidak Masuk Kriteria ODP dan PDP

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *