Pemkab Luwu Siap “Eksekusi” Tenaga Honorer

Ilustrasi

Pemkab Luwu Siap “Eksekusi” Tenaga Honorer

Rencana Pemerintah Kabupaten Luwu untuk memangkas jumlah honorer yang bekerja dalam lingkup organisasi perangkat daerah (OPD) tak lama lagi dilaksanakan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu, H Sulaiman, mengatakan pemangkasan honorer yang jumlahnya ribuan telah masuk dalam tahap finalisasi.

“Sementara persiapan untuk pelaksanaan tes,” ungkap H. Sulaiman kepada wartawan.

Sulaeman menyatakan salah satu alasan mengapa honorer dikurangi karena anggaran untuk menggaji cukup besar. Dalam APBD, Pemkab harus menyisihkan sedikitnya Rp30 miliar untuk sekira 4.000 tenaga honor.

”Pemkab harus mengeluarkan dana hingga Rp 30 miliar untuk honorer,” ujarnya.

Sebelumnya, rencana pengurangan tenaga honorer ini telah lama diwacanakan Bupati Basmin Mattayang. Orang nomor satu di Luwu ini merasa prihatin dengan gaji honorer yang dinilainya tidak akan mencukupi biaya hidup honorer. Basmin ketika itu menyarankan agar para honorer mencari kerja di bidang swasta yang profesional atau berwiraswasta langsung.

“Untuk mekanisme pengurangan honorer, pemerintah daerah kabupaten Luwu bakal berkordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN),” kata Basmin.

Demikian halnya dengan tenaga guru tidak tetap. Beberapa waktu lalu, Basmin telah meminta kepala Dinas Pendidikan Luwu untuk mendata jumlah honorer yang akan diupah dengan gaji yang diperkirakan sesuai dan mencukupi biaya hidup sehari-hari.(****)

Read Previous

Dua Karangan Bunga Gemparkan Jagat Maya, Ternyata,…..

Read Next

Letakkan Batu Pertama Pembangunan BCC, IBAS: BCC Program PKPM, Sumber Dananya dari CSR PT Vale

ADS AUTO

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *