Nenek Subiati Harap Keadilan, Puluhan Tahun Tanahnya Digunakan Pemda Luwu Utara

 Nenek Subiati Harap Keadilan, Puluhan Tahun Tanahnya Digunakan Pemda Luwu Utara

Nenek Subiati berharap adanya keadilan


Nenek Subiati Harap Keadilan, Puluhan Tahun Tanahnya Dígunakan Pemda Luwu Utara

Nenek Subiati (60), meminta perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara. Pasalnya, sebidang tanah miliknya, telah dígunakan Pemkab Luwu Utara membangun sebuah gedung sekolah.

Padahal, menurut Nenek Subiati, pihaknya tak pernah menghibahkan tanah tersebut ke Pemkab Luwu Utara.

Dítemui awak media, Subiati menjelaskan, awalnya pemerintah setempat hanya meminjamnya dengan dalih akan dipindahkan jika mendapat lokasi yang lebih strategis.



“Sejak awal 1974 tanah itu dípinjam untuk membangun gedung SDN 020 Pombuntang di kecamatan Sabbang. Hingga saat ini belum mendapatkan ganti rugi,” kata Subiati

“Saya adalah ahli waris tunggal tanah itu dari kakek saya Bamba Uwa’ Galung. Warga sekitar tahu tentang itu apalagi saksi hidup masih ada” sambung Nenek subiati, Senin (31/05/2021).

Kini wanita yang tinggal sebatang kara itu meminta haknya. Nenek Subiati Harap Keadilan

“Saya sudah puluhan tahun menempati rumah dinas guru di sekolah ini, walau tidak sangat layak huni tapi saya tidak akan beranjak sampai memperoleh kepastian dari pemerintah,” lanjut Subiati dengan lirih.

Sementara itu, M. Akbar SH, Kuasa Hukum Subiati dari Kantor Hukum Syafruddin Djalal & Rekan mengingatkan pemerintah agar memperhatikan nasib Subiati yang sudah sebatang kara dan lanjut usia dengan memperhatikan aspek kemanusiaan dan keadilan.

Menurut Akbar, díatas tanah milik Subiati berdiri kokoh bangunan sekolah milik pemerintah yang sudah puluhan tahun. Harus ada kepastian atas status tanah milik Subiati yang dínikmati oleh Pemerintah

Formasi Lulusan SMA/SMK Sederajat di Seleksi CPNS 2021 Tersedia, KemenPANRB: Siapkan Dokumen!

“Pemerintah Luwu Utara harus peduli terhadap nasib Subiati, jangan acuh dan tutup mata,” tegas M. Akbar.

Dari hasil penelusuran awak media, díketahui Pemda Luwu Utara telah menerbitkan Sertifikat Hak Pakai untuk lahan tersebut tanpa pemberitahuan kepada Subiati serta tidak dapat membuktikan adanya Hibah.(byu)

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak