Pemkab Luwu Timur Bertahap Menuju New Normal
Pemkab Luwu Timur Bertahap Menuju New Normal
Lutim—-Pemkab Luwu Timur menyatakan kesiapannya menuju New Normal. Dalam rapat evaluasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (TGTPP) Kabupaten Luwu Timur yang membahas progress kinerja TGTPP dan langkah persiapan kebijakan era New Normal di Kabupaten Luwu Timur, Bupati Thoriq Husler tahapan persiapan menuju New Normal sudah mulai harus dilakukan.
- Upaya Menuju World Class University, UMB Palopo Terima Mahasiswa Baru dari Benua Afrika
- Pj Wali Kota Palopo Hadiri Evaluasi Pembukaan Program Studi Kedokteran Gigi di UMB
- Universitas Muhammadiyah Palopo Kukuhkan Dua Guru Besar di Milad ke-6
- Polres Luwu Umumkan Penerimaan Terpadu Polri Tahun 2025
- Kejuaraan Bola Volly Tingkat Sumbar Resmi di Buka
Kebijakan ini juga kata Husler sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo yang sudah membolehkan masyarakat kembali beraktivitas dengan catatan harus dilakukan sesuai protokol kesehatan.
Untuk tahap pertama, lanjut Husler, seluruh ASN Pemkab Luwu Timur sudah harus mulai berkantor seperti biasa. Sementara untuk fasilitas publik lainnya, secara bertahap akan dibuka namun masih memperhatikan perkembangan jumlah kasus Covid-19.
Husler memaparkan, kebijakan New Normal bukan berarti penanganan Covid-19 sudah selesai. Tindakan-tindakan untuk mengamankan warga agar tetap terhindar dari Virus Corona tetap dilakukan. Itu artinya Protokol Kesehatan tetap dilaksanakan dan keputusan ini akan di umumkan menunggu kebijakan Provinsi Sulsel terkait Masa Tanggap Darurat,” ungkap Husler.
- Polemik Rekomendasi Bawaslu Palopo, Mantan Ketua KPU: Seharusnya Tidak Jadi Persoalan
- Lebaran, Kawasan Inti IKN Dibanjiri 8.000 Pengunjung
- Ratusan Massa Segel Kantor Bawaslu Palopo, Protes Dugaan Ketidak netralan
- Jelang PSU Palopo, Bawaslu Bantah Isu Diskualifikasi Akhmad Syarifuddin
- Bawaslu Tegaskan Tak Ada Diskualifikasi Akhmad Syarifuddin, Isu yang Beredar Hoaks
“Kebijakan New Normal bukan berarti membebaskan ruang gerak dari protokol Kesehatan, setiap warga tetap mengenakan masker, mencuci tangan dan tetap menjaga Kebersihan. Kita masih tetap harus waspada dengan wabah Corona, namun kita juga tidak boleh panik berlebihan dengan Corona,” ujar Husler.(hry)
