Sekda Luwu Ungkap Pentingnya Arsip Daerah, Sulaiman: Berkaca Lepasnya Pulau Sipadan-Ligitan

 Sekda Luwu Ungkap Pentingnya Arsip Daerah, Sulaiman: Berkaca Lepasnya Pulau Sipadan-Ligitan

Sekda Luwu Ungkap Pentingnya Arsip Daerah, Sulaiman: Kita Harus Berkaca Pada pengalaman Lepasnya Pulau Sipadan-Ligitan

Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Drs H Sulaiman, MM dídampingi oleh Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Luwu, Rahmat Arifuddin, S.Sos membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Layanan Informasi Kearsipan di aula Kantor Bappelitbangda, Kelurahan Senga Kecamatan Belopa, Rabu (28/7/2021).

Kegiatan sosialisasi ini terlaksana atas Kerjasama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu

Dalam sambutannya, H Sulaiman mengatakan bahwa tidak sedikit permasalahan hukum yang terjadi khususnya terkait pengelolaan aset daerah akibat lemahnya dokumen/arsip yang dímiliki



“Kita harus bercermin pada pengalaman lepasnya Pulau Sipadan-Ligitan dari NKRI pada tanggal 17 Desember 2002 lalu. Ini akibat tidak adanya arsip atau dokumen yang menguatkan bukti atas penguasaan 2 (dua) pulau tersebut. Sehingga argument Pemerintah RI saat itu dítolak oleh 16 dari 17 Hakim Mahkamah Internasional. Dengan Demikian, betapa pentingnya arsip sebagai bukti autentik atas kepemilikan suatu wilayah atau aset daerah”, ungkap H Sulaiman

Menurutnya, Belajar dari permasalahan tersebut, baik permasalahan batas wilayah dengan daerah lain maupun permasalahan menyangkut pembebasan lahan yang melibatkan organisasi atau perorangan, maka arsip atau dokumen yang menyangkut kepentingan tersebut haruslah díjaga, dírawat dan díkelola dengan benar. Tidak saja demi kelangsungan penyelenggaraan pemerintahan. Juga untuk menjaga kedaulatan aset daerah. Serta terjaminnya akses informasi terhadap generasi mendatang, sehingga tidak ada pembelokan atau pengkaburan sejarah sebagai identitas dan jati diri daerah.

Sementara itu, H Irwan, S.Sos, Kepala UPT Jasa Kearsipan mewakili Kepala Dínas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, menjelaskan bahwa sosialisasi ini dílaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelayanan kearsipan di Kabupaten/Kota Se Sulawesi Selatan

“Penyajian Layanan Informasi Kearsipan yang dílaksanakan dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah kearsipan. Akan menghadirkan manfaat yang sangat besar bagi kehidupan organisasi, pemerintah dan masyarakat. Penataan Kearsipan tidak hanya sekedar dísimpan atau dítumpuk begitu saja. Tetapi perlu díatur cara penyimpanannya melalui beberapa tahapan yang bertujuan agar arsip mudah dítemukan Kembali apabila díbutuhkan,” jelas H Irwan

Stok Vaksin di Daerah Menipis, Plt Gubernur Sulsel, Kita Tunggu dari Kementerian

Dalam Sosialisasi, Kepala Seksi Layanan Kearsipan yang juga bertindak sebagai narasumber, Andi Bachtiar, S.Sos menjelaskan bahwa saat ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel memberikan bantuan perbaikan dokumen bagi warga yang memiliki arsip atau dokumen yang sudah rusak dan berkeinginan untuk memperbaiki dokumen tersebut.

“Jika ada dokumen yang rusak dan ingin díperbaiki silahkan dílaporkan ke Dínas Perpustakaan Kabupaten Luwu, nanti akan díkumpulkan dan díserahkan kepada kami untuk dílakukan perbaikan”, kata Andi Bachtiar.(red)

Dapatkan Notifikasi Berita Terbaru Dari Kami ?    OK Tidak